Ingin Menang di Banyak Daerah, 80 Orang Cakada PDIP Dilatih untuk Hadapi Pilkada

AKURAT.CO PDI Perjuangan melaksanakan Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Pilkada 2024 untuk gelombang ketiga yang dilaksanakan di Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (23/9/2024).
Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan Wasekjen PDI Perjuangan Adian Napitupulu menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Adian menyebut sekitar 80 calon kepala daerah (cakada) mulai dari gubernur, bupati, dan wali kota akan hadir dalam Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Pilkada 2024.
"Ini kami berada di lokasi acara pelatihan gelombang ketiga, hari ini yang datang sekitar 80-an cakada gubernur, bupati, maupun wali kota. Total dari semua gelombang pertama sampai gelombang ketiga ini sudah 200 kabupaten atau kota dan provinsi," katanya.
Baca Juga: Polisi RI-Australia Ungkap Kasus Perdagangan Orang di Sydney, 50 WNI jadi PSK
Adian menargetkan pelatihan nasional akan dilanjutkan sampai melibatkan 545 calon kepala daerah dan selesai pertengahan Agustus 2024.
"Kami akan menyelesaikan semuanya sampai 545, mungkin masih ada dua atau tiga gelombang lagi, target kami pertengahan Agustus maksimal sudah pelatihan gelombang pertama sampai terakhir sudah selesai," ujar dia.
Adian membeberkan PDI Perjuangan ingin memenangkan pilkada 2024 di banyak provinsi sehingga parpol berlambang Banteng moncong putih melaksanakan Pelatihan Nasional Tim Pemenangan 2024.
"Kami mau memenangkan Pilkada sebanyak-banyaknya. Kenapa? Karena menurut kami mencari pemimpin yang baik itu penting bagi rakyat, mencari pemimpin yang baik itu penting bagi generasi yang akan datang, penting bagi pengelolaan anggaran dan sebagainya. Kira-kira seperti itu," tuturnya.
Baca Juga: De Bruyne Tetap di Man City, Guardiola Pastikan Tidak Ada Transfer Musim Panas Ini
Adian melanjutkan cakada dari PDI Perjuangan yang ikut pelatihan berasal dari berbagai elemen mulai dari akademisi, petani, dan eks kepala desa.
"Jadi, cakada kami berangkat dari berbagai latar belakang, ada yang laki-laki, ada yang perempuan, ada yang akademisi, ada yang tokoh lokal, ada yang dulunya petani, ada yang dulunya kepala desa, macam-macam, lah. Ini membuktikan bahwa di PDI Perjuangan semua boleh bermimpi menjadi apa saja, semua boleh bekerja untuk mendapat yang lebih baik di masa depan, kira-kira seperti itu," ucapnya.
Sementara itu, politikus muda PDI Perjuangan Seno Bagaskoro menyebut parpolnya ingin mempersiapkan tim yang tepat memenangkan kandidat beserta gagasan mereka sehingga melaksanakan pelatihan nasional.
Baca Juga: Namanya Mulai Disebut-sebut, Park Hang-seo Dianggap Cocok Latih Timnas Malaysia
"Pak Ketua Adian yang akan memimpin konsolidasi secara keseluruhan, tidak hanya dalam persiapan pada saat tahapan saat ini, tetapi pada saat pemenangan nanti pun kita akan dengan intens melakukan kerja-kerja asistensi untuk memenangkan gagasan itu di setiap daerah. Jadi, bukan persoalan keberpihakan pada orang perorang, tetapi pada konsistensi memperjuangkan gagasan, itu yang kami lakukan," tutup Seno.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





