KPUD Jakarta: Partai Tidak Bisa Cabut Dukungan Usai Daftarkan Cagub-Cawagub Pilkada 2024

AKURAT.CO Anggota KPUD Jakarta, Dody Wijaya, menegaskan, partai politik (parpol) yang telah mendaftarkan calon gubernur dan wakil gubernur tidak dapat mencabut dukungan dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024.
Dody menyatakan, aturan ini berlaku untuk semua parpol yang telah mendaftarkan pasangan calonnya sejak hari pertama pendaftaran.
"Partai politik atau gabungan partai politik dilarang menarik calonnya dan/atau calonnya dilarang mengundurkan diri terhitung sejak pendaftaran sebagai calon pada KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota," ujar Dody kepada wartawan di Jakarta, Kamis (29/8/2024).
Baca Juga: Polbangtan dan PEPI Kementan Gelar Wisuda Nasional, Ciptakan Generasi Unggul
Dody menjelaskan, ketentuan tersebut diatur dalam pasal 43 UU No. 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang.
"Regulasi selanjutnya menyatakan, jika partai politik atau gabungan partai politik menarik calonnya atau calonnya mengundurkan diri sebagaimana dimaksud pada ayat 1, maka partai politik atau gabungan partai politik tersebut tidak dapat mengusulkan calon pengganti," jelasnya.
Diketahui, ada dua bakal pasangan calon (bapaslon) yang telah mendaftar sebagai cagub-cawagub Jakarta, yaitu Pramono Anung-Rano Karno dan Ridwan Kamil-Suswono pada Rabu (28/8/2024).
Sementara itu, pasangan calon independen Dharma Pongrekun-Kun Wardana dijadwalkan akan mendaftar ke KPUD Jakarta pada Kamis (29/9/2024) pukul 20.00 WIB.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









