Ridwan Kamil Akan Benahi Sungai Ciliwung dengan Konsep Pentahelix

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), ingin membenahi Sungai Ciliwung dengan konsep Pentahelix. Keinginan tersebut disampaikan RK usai menyusuri sungai Ciliwung di Kawasan Condet, Jakarta Timur, Kamis (10/3/2024).
"Saya akan realistis, tapi juga idealis. InsyaAllah kalau takdirnya ada, semua curhatan masyarakat Ciliwung tadi direspon. Kalau sungai, saya pernah punya pengalaman membuat Satgas Citarum ya, dengan konsep Pentahelix," ujar RK.
Pentahelix merupakan, konsep pembangunan dengan melibatkan lima unsur atau stakeholders. Yaitu pemerintah, akademisi, badan atau pelaku usaha, masyarakat atau komunitas, hingga media.
Baca Juga: Ridwan Kamil Sudah Siap Hadapi Debat Perdana Pilkada Jakarta
"Nah, kombinasi Pentahelix ini untuk menyelesaikan masalah Ciliwung, mungkin akan kita hadirkan sebagai konsep membangun bersama-sama," ucapnya.
Seperti diketahui, RK berhasil menyelamatkan Sungai Citarum dengan konsep pentahelix selama menjabat Gubernur Jawa Barat. Keberhasilan itu ingin dia terapkan jika menang dalam Pilkada Jakarta bersama Calon Wakil Gubernur Suswono.
"Pentahelix itu kan lima. Kalau hanya pemerintah berarti hanya 20 persen kekuatan, enggak bisa. Kalau cuma dengan akademisi juga cuma 40 persen. Kita butuh 100 persen. Nah itu mungkin komitmennya nanti di tahun-tahun pertama Satgas Ciliwung kita hadirkan dengan konsep pentahelix, mudah-mudahan lebih baik," katanya.
Sekedar informasi, saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, hingga 2022 Satgas Citarum antara lain berhasil membina 1.235 industri dalam program penanganan limbah industri. Pada program pengelolaan sampah, sebanyak 3.040,51 ton/hari sampah terkelola. Pada program penanganan lahan kritis, hingga tahun 2022 telah tercapai 33.435,17 Ha luas lahan kritis yang tertangani.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








