Akurat
Pemprov Sumsel

Karier Politik RK Diuji Pasca Penggeledahan KPK, Pengamat: Masih Ada Peluang untuk Bangkit

Ahada Ramadhana | 14 Maret 2025, 14:04 WIB
Karier Politik RK Diuji Pasca Penggeledahan KPK, Pengamat: Masih Ada Peluang untuk Bangkit

AKURAT.CO Karier politik Ridwan Kamil (RK) diprediksi akan mengalami kemunduran sementara waktu setelah kediamannya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus korupsi di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB).

Meski demikian, KPK hingga kini belum menetapkan RK sebagai tersangka dan statusnya masih sebagai saksi.

Direktur Indonesia Political Review, Iwan Setiawan, menilai, meskipun RK tersandung kasus hukum, peluangnya untuk bangkit di dunia politik tetap terbuka.

Namun, hal itu sangat bergantung pada hasil proses hukum yang sedang berlangsung di KPK.

“Saya kira kita perlu menunggu proses hukum yang sedang berjalan di KPK. Meskipun rumah RK sudah digeledah, tapi KPK belum menetapkan RK sebagai tersangka. Statusnya masih saksi sekarang,” ujar Iwan dalam keterangannya, Kamis (13/3/2025).

Baca Juga: IPW: Jaksa Tak Mampu Tangani Penyidikan, Berpotensi Chaos dan Penyalahgunaan Kekuasaan

Menurut Iwan, politik sering kali menghadirkan fenomena di mana tokoh yang sempat terpuruk masih dapat kembali mendapatkan kepercayaan publik. Bahkan, bagi mereka yang pernah terjerat kasus korupsi sekalipun.

“Dalam politik, ada istilah bahwa seseorang bisa ‘mati berkali-kali’. Artinya, meskipun terjerat kasus hukum, peluang politik bagi tokoh yang tersandung korupsi tidak sepenuhnya mati,” jelasnya.

Iwan menambahkan, regulasi di Indonesia tidak sepenuhnya menghalangi mantan terpidana korupsi untuk kembali terjun ke dunia politik.

Pembatasan yang ada hanya berkaitan dengan hak politik yang dibatasi hingga waktu tertentu setelah menjalani hukuman pidana.

“Negara tidak mengatur bahwa koruptor haram untuk masuk politik lagi, yang ada hanya pembatasan hak politik sampai waktu tertentu pasca menjalankan hukuman pidana,” ungkap Iwan.

Iwan menilai, karakter pemilih di Indonesia cenderung terbuka terhadap tokoh-tokoh yang pernah terlibat kasus hukum.

Menurutnya, selama RK mampu membuktikan bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus korupsi Bank BJB, maka peluang untuk bangkit masih sangat mungkin.

Baca Juga: Kode Redeem FF Beta Testing Hari Ini, 14 Maret 2025: Cara Klaim dan Hadiahnya

“Pemilih di Indonesia terkesan welcome dengan para koruptor yang reborn dalam dunia politik. Yang terpenting bagi RK saat ini adalah membuktikan bahwa ia tidak bersalah atau tidak terkait dengan kasus yang sedang ditangani KPK,” tegas Iwan.

Menurutnya, jika RK berhasil melewati ujian hukum ini dengan baik, karier politiknya bisa kembali menguat di masa depan.

Namun, semuanya tergantung pada proses hukum yang masih berjalan dan bagaimana RK menghadapi situasi ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.