Golkar: Kader Terpilih Harus Berjuang untuk Rakyat

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bidang Kebijakan Publik, Idrus Marham, menegaskan, setiap kader yang terpilih dalam pemilihan kepala daerah sejatinya telah "diwakafkan" untuk rakyat.
Menurutnya, ketika seorang kader diusung dan dipilih oleh rakyat sebagai gubernur, bupati, atau wali kota, maka loyalitas utamanya harus kepada kepentingan rakyat, bukan lagi kepada partai.
“Saat seorang kader dicalonkan dan terpilih, pada hakikatnya ia telah diwakafkan untuk rakyat. Ini berarti ia harus berjuang sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat,” ujar Idrus dalam konferensi pers di Senayan, Jumat (21/2/2025).
Idrus menegaskan, kepentingan nasional harus lebih diutamakan dibanding kepentingan partai, sejalan dengan pidato Presiden Soekarno pada 17 Agustus 1957 yang menyatakan bahwa nasionalisme yang luas lebih penting daripada partaisme yang sempit.
Baca Juga: Warga Rusun Terbebani dengan Kenaikan Tarif PAM Jaya, Pramono-Rano Diminta Batalkan Kepgub
Ia juga mengutip arahan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang menekankan bahwa kader yang ditugaskan sebagai kepala daerah harus berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Partai tetap berada di belakang kader terpilih untuk memastikan mereka menjalankan kepemimpinan yang produktif, dengan program-program yang benar-benar berdampak bagi rakyat,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








