Kata Jubir PDIP Soal Kabar Tambang Nikel Papua Terafiliasi Partainya

AKURAT.CO Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menjadi sorotan publik usai muncul kabar adanya keterkaitan partai berlambang banteng moncong putih itu dengan aktivitas tambang nikel di kawasan konservasi Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Isu tersebut mencuat setelah salah satu mitra perusahaan tambang PT Gag Nikel, yakni PT Manado Karya Anugrah (MKA), diketahui dimiliki oleh Rio A. J. Dondokambey, putra dari Olly Dondokambey, Bendahara Umum PDIP sekaligus Gubernur Sulawesi Utara.
Kepemilikan itu juga disebut telah diperkuat oleh sejumlah laporan teknis dari Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY).
Menanggapi hal ini, juru bicara PDIP, Guntur Romli, menegaskan, secara pribadi ia belum mengetahui secara rinci informasi yang beredar luas di media sosial.
Namun ia memastikan, jika pun benar, keterlibatan perusahaan tersebut tidak ada kaitannya dengan partai secara institusional.
“Saya tidak tahu soal informasi itu. Kalau pun benar perusahaan itu milik pribadi, tidak ada kaitannya dengan partai,” ujar Guntur saat dihubungi Akurat.co, Rabu (11/6/2025).
Guntur juga menegaskan bahwa PDIP melalui perwakilannya di DPR RI telah menolak aktivitas tambang di kawasan konservasi Raja Ampat.
Ia menyebut, salah satu anggota Fraksi PDIP, Mufti Anam, telah secara terbuka mengkritisi perizinan tambang di wilayah Geopark tersebut.
“Terkait sikap Mas Mufti Anam, kami mendukung penuh. Harus ada penegakan hukum atas perizinan penambangan yang melanggar,” tegasnya.
Guntur menambahkan, kawasan Raja Ampat seharusnya dijaga sebagai wilayah konservasi dan destinasi wisata alam, bukan dijadikan area eksploitasi tambang.
“Raja Ampat seharusnya jadi kawasan wisata konservasi alam. Kita harus menikmati dan menjaga keindahan alam serta budayanya—bukan menjadikannya lahan pertambangan,” tutup Guntur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







