Pendukung Mardiono Gelar Doa Bersama Jelang Muktamar PPP

AKURAT.CO Ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dari puluhan provinsi menggelar doa bersama jelang Muktamar ke-X PPP, Jumat (26/9/2025), di salah satu hotel di Jakarta Pusat.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan dipimpin sejumlah ulama serta habaib.
Plt. Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menyatakan doa bersama ini dimaksudkan untuk kelancaran Muktamar yang digelar 27–29 September 2025.
Ia menegaskan kegiatan ini murni digerakkan kader tanpa pengaturan atau tim sukses.
“Doa ini adalah ungkapan niat spiritual masing-masing kader, agar penyelenggaraan muktamar besok berjalan lancar,” kata Mardiono.
Baca Juga: Ali Bagir Resmi Tinggalkan Satria Muda, Gabung Klub Jepang Shinagawa City
Ia menambahkan, dirinya tidak memiliki ambisi untuk melanjutkan jabatan Ketua Umum, namun siap menjalankan amanah jika ditunjuk kader.
Mardiono menegaskan, keputusan terpilih atau tidaknya dirinya sepenuhnya berada di tangan para kader pemegang hak suara yang hadir pada malam doa bersama.
“Kader-kader inilah yang akan menentukan masa depan partai dan membentuk kepengurusan baru,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







