PSI Diminta Fokus Lolos Parlemen Ketimbang Capreskan Gibran untuk Lawan Prabowo

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) disarankan untuk fokus dalam upaya meloloskan diri ke parlemen, ketimbang mengusung Gibran Rakabuming Raka sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2029.
Hal ini disampaikan Direktur Political and Puiblic Policy Studies (P3S) Jerry Massie dalam merespons pernyataan Ketua Harian PSI, Ahmad Ali yang menyebut bahwa Gibran bisa menjadi kompetitor yang sangat kuat bagi Presiden Prabowo Subianto.
"Saya kira PSI lebih baik berusaha lolos parliament threshold 4 persen ketimbang mencalonkan Gibran sebagai Capres," ujar Jerry kepada wartawan di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Baca Juga: Rusdi Masse Hengkang dari Partai Nasdem, Dikabarkan Gabung ke PSI
Menurutnya, apa yang disampaikan Ahmad Ali bisa menjadi kode sekaligus ancaman kepada Presiden Prabowo agar bisa terus mempertahankan posisi Gibran sebagai wakilnya di pemilu mendatang.
Langkah ini dinilai kurang tepat, karena Gibran Rakabuming saat ini masih berada dalam pemerintahan dan menjadi pendamping dari Presiden Prabowo.
Di sisi lain, Jerry menyebut bahwa PSI semestinya sadar diri sebelum bersaing melawan Presiden Prabowo di Pilpres 2029. Mengingat, PSI masih kesulitan untuk bisa tembus ke parlemen pada pemilu kemarin.
"Ini bagian dari politik pengancaman, tapi dia lupa PSI partai yang pada pileg lalu suaranya hanya 3 persen padahal sudah memakai branding PSI Partai Jokowi," ujarnya.
Jerry juga meyakini bahwa Gibran tidak akan mampu menandingi Presiden Prabowo, terlebih jika Presiden Prabowo berpasangan dengan ketua umum partai atau sosok profesional yang saat ini duduk dalam Kabinet Merah Putih.
Baca Juga: Banjir Jakarta Harus Ditangani dari Akar, PSI Tunggu Terobosan Pramono Anung
"Kalau Prabowo nanti bisa bertandem dengan Cak Imin, Zulhas, AHY, Dasco, atau sosok profesional seperti Purbaya dan Amran, saya yakin Gibran akan sulit menandingi Prabowo," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Harian PSI, Ahmad Ali mengatakan bahwa Gibran bisa menjadi kompetitor yang sangat kuat bagi Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikan Ahmad Ali saat berbicara dalam podcast Gaspol beberapa waktu lalu.
"Justru akan berbahaya jika (Gibran) ini dilepas (Gerindra atau Prabowo). Bisa berbalik jadi kompetitor kan. Dan (kompetitor) yang sangat kuat menurut saya," ucap Ali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







