HUT ke-18 Partai Gerindra Digelar Sederhana, Santunan Anak Yatim hingga Aksi Sosial

AKURAT.CO Partai Gerindra merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18 dengan penuh khidmat dan kesederhanaan, sebagai bentuk simpati terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan waktu untuk memperkuat komitmen kepada rakyat.
"Perayaan ulang tahun yang ke-18 ini bukanlah momentum untuk merayakan semata, melainkan sebuah waktu untuk refleksi, konsolidasi, dan penguatan komitmen kepada rakyat," ujar Budisatrio dalam pidatonya di acara HUT Gerindra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Baca Juga: Seruan ‘Prabowo Dua Periode’ Menggema di HUT ke-18 Partai Gerindra
Pada peringatan tahun ini, Gerindra mengusung tema 'Kompak, Bergerak, dan Berdampak' dengan tiga poin utama sebagai panduan bagi seluruh kader. "Kekompakan ini adalah modal kita bersama untuk membangun Indonesia, insyaallah menuju Indonesia Emas tahun 2045," tegasnya.
Dia menuturkan, kebijakan fraksi di DPR harus memberikan hasil yang nyata dan berdampak kepada rakyat, serta mendukung penuh jalannya pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai aksi nyata, Partai Gerindra membagikan 8.500 paket sembako kepada pekerja di lingkungan DPR RI serta memberikan santunan kepada 2.000 anak yatim dan dhuafa. Gerindra juga mengadakan kegiatan sosial lainnya seperti donor darah, pembagian bibit tanaman, dan aksi bersih-bersih lingkungan.
Budisatrio menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berjuang bersama partai selama 18 tahun terakhir. "Doa saya kepada seluruh pihak dan kader Partai Gerindra di seluruh Indonesia: terus kompak, terus bergerak, dan memberi dampak nyata bagi rakyat dan bangsa," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






