SOKSI Kecam Fitnah ke Presiden Prabowo, Misbakhun: Silakan Kritik Pemerintah, tapi Jangan Menyerang Pribadi

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depinas SOKSI) mengecam keras maraknya serangan politik bersifat pribadi yang belakangan ini menyasar Presiden RI, Prabowo Subianto.
Fenomena tersebut dinilai berpotensi memicu keresahan di tengah masyarakat serta mencederai iklim demokrasi nasional.
Ketua Umum Depinas SOKSI, Mukhamad Misbakhun, mengingatkan seluruh tokoh politik agar tetap berpijak pada fakta dalam menyampaikan kritik.
Ia menekankan pentingnya menjaga etika komunikasi di ruang publik demi menjaga stabilitas sosial.
“Mengenai serangan politik yang bersifat sangat pribadi kepada Presiden, kami mengingatkan seluruh tokoh politik nasional untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak faktual dan tidak berbasis data,” ujar Misbakhun dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, serangan yang menyentuh ranah personal pemimpin nasional merupakan contoh buruk bagi publik.
Ia menyayangkan jika kontribusi tokoh bangsa tercoreng akibat ketidakmampuan menjaga batasan dalam berpolitik.
Baca Juga: Komdigi Kejar Penyebar Hoaks dan Fitnah Amien Rais Terhadap Presiden dan Seskab Teddy
“Jika disampaikan secara terbuka dan menjadi serangan pribadi kepada pemimpin nasional, hal ini dapat menimbulkan keresahan di masyarakat. Sebagai tokoh politik maupun tokoh masyarakat, kita harus memberi teladan dan memahami batas-batasnya,” tegasnya.
Misbakhun juga menyoroti penggunaan data yang tidak valid untuk menjatuhkan kredibilitas pemerintah.
Ia menilai narasi yang berkembang cenderung menyesatkan dan jauh dari prinsip pendidikan politik yang sehat.
“Kita tidak bisa melontarkan serangan pribadi yang didasarkan pada bukti yang tidak valid, menyesatkan, bahkan mengarah pada hoaks,” lanjutnya.
Ia pun mengingatkan agar kritik terhadap pemerintah tetap difokuskan pada substansi kebijakan dan program kerja, bukan pada aspek personal.
“Silakan mengkritik pemerintah berdasarkan program yang perlu diperbaiki, tetapi jangan menyerang pribadi pemimpin, apalagi jika bersifat fitnah dan tidak berdasar,” ujarnya.
Sebagai bagian dari Partai Golkar, SOKSI menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya pemerintahan.
Misbakhun memastikan organisasinya akan terus menjadi penopang politik dalam menghadapi dinamika yang dinilai destruktif.
“SOKSI akan terus memberikan dukungan kuat sebagai bagian dari Partai Golkar dalam menopang pemerintahan,” pungkasnya.
Baca Juga: Depinas SOKSI Gelar Pleno, Siap Dukung dan Perkuat Kebijakan Pemerintah yang Prorakyat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








