Pigai Desak Amien Rais Minta Maaf soal Pernyataan Kontroversial tentang Seskab Teddy

AKURAT.CO Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, meminta Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, untuk menyampaikan permintaan maaf atau mencabut pernyataannya terkait polemik yang berkembang di ruang publik.
Permintaan tersebut disampaikan Pigai sebagai respons atas video yang beredar di YouTube, yang memuat pernyataan Amien Rais terkait dugaan penyimpangan seksual yang diarahkan kepada Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya.
Menurut Pigai, pernyataan yang menyerang individu tidak mencerminkan sikap yang bermartabat dan perlu disikapi dengan langkah korektif.
“Oleh karena itu, apa yang diucapkan oleh Pak Amien Rais tentu menyerang kehormatan individu. Untuk itu, cukup Pak Amien Rais meminta maaf atau mencabut pernyataannya,” kata Pigai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Senin (5/6/2026).
Meski demikian, Pigai menegaskan negara tidak boleh menggunakan kekuasaannya untuk mempidanakan warga negara dalam kasus seperti ini.
Ia secara tegas menyatakan bahwa kementerian atau lembaga negara, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital, tidak seharusnya melaporkan perkara tersebut kepada aparat penegak hukum.
Baca Juga: Soal Tuduhan ke Teddy Indra Wijaya, Politisi PDIP Desak Amien Rais Klarifikasi atau Minta Maaf
Pigai menjelaskan, jika ada pihak yang merasa dirugikan secara pribadi, seperti Teddy, maka langkah hukum merupakan hak individu yang bersangkutan, bukan institusi negara.
“Saya menyatakan negara tidak boleh memenjarakan rakyat, termasuk Amien Rais. Tapi Teddy boleh menempuh jalur hukum, karena ini menyangkut serangan kepada individu, bukan negara,” ujarnya.
Menurut Pigai, pendekatan ini penting untuk menjaga prinsip demokrasi sekaligus memastikan negara tidak bertindak berlebihan terhadap kebebasan sipil.
Ia pun menegaskan bahwa kritik terhadap pemerintah tetap sah selama tidak menyerang aspek personal.
“Kalau mau kritik, kritik kinerja saja. Kritik kebijakan saja tidak masalah,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









