Akurat Logo

Bahlil Minta SOKSI Jadi Ujung Tombak Dapur Pengkaderan Partai Golkar

Putri Dinda Permata Sari | 17 Mei 2026, 10:13 WIB
Bahlil Minta SOKSI Jadi Ujung Tombak Dapur Pengkaderan Partai Golkar
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menghadiri penutupan Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026. (Istimewa)

AKURAT.CO Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengatakan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) adalah ujung tombak bagi Partai Golkar dalam menghasilkan tokoh-tokoh yang sangat dibutuhkan, dan menjadi dapur pengkaderan yang merupakan kekuatan Partai Golkar.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam pidatonya saat menghadiri penutupan Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026,serta pengukuhan pengurus Depinas SOKSI masa bakti 2025-2030 di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (17/5/2026).

"SOKSI adalah salah satu organisasi pendiri Partai Golkar yang peranannya cukup strategis. Karena itu, lewat pengukuhan ini, saya harapkan SOKSI segera melakukan konsolidasi kerja lapangan dalam rangka meningkatkan kualitas kader dan sekaligus bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan kursi nanti di parlemen di semua tingkatan, DPR RI, DPRD Provinsi hingga Kabupaten/Kota," kata Bahlil.

Baca Juga: Hasil Rakernas dan Rapimnas SOKSI, Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Kuatkan Ekonomi Pancasila

Penutupan acara Rakernas I dan Rapimnas I SOKSI Tahun 2026 serta pengukuhan pengurus Depinas SOKSI masa bakti 2025-2030, juga dihadiri Sekjen DPP Partai Golkar M Sarmuji, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Tb Ace Hasan Syadzily dan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Daniel Mutaqien.

Dia juga meminta agar kader-kader SOKSI memberikan kontribusi terbaiknya dalam mewarnai sistem politik nasional ke depan. "Acara ini adalah bentuk konsolidasi yang sangat dibutuhkan," tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia juga berharap SOKSI untuk kembali pada khitah perjuangannya sebagai dapur pengkaderan utama yang menyuplai tokoh-tokoh bangsa berkualitas bagi Partai Golkar.

Bahlil menekankan bahwa SOKSI sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) pendiri harus aktif memboboti partai dengan melahirkan kader-kader yang kritis dan vokal, bukan sekadar menjadi pengikut (follower).

Rekrutmen dan kaderisasi yang matang di tingkat internal dinilai sebagai kunci utama untuk meningkatkan kualitas dan performa politik Golkar di masa depan.

"Jadi SOKSI harus memboboti partai. Golkar dasar akarnya salah satu di antaranya adalah SOKSI. Bukan Golkar-nya yang memboboti SOKSI, tapi SOKSI yang harus memboboti Golkar," ujar Bahlil Lahadalia dalam pidatonya.

Baca Juga: SOKSI Bahas Rivalitas AS-China dan Dampaknya terhadap Indonesia

Bahlil juga menegaskan bahwa Partai Golkar merupakan wadah politik yang sangat inklusif dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat dari Sabang sampai Papua tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun kasta. 

Dia menolak keras adanya dikotomi kepemimpinan atau sistem kasta yang mengutamakan kelompok tertentu, seperti kelompok darah biru dalam tubuh partai berlambang pohon beringin tersebut.

Untuk itu, kompetisi yang sehat akan terus dibangun di internal Golkar guna memberikan kesempatan yang sama bagi setiap kader yang memiliki komitmen dan kompetensi tinggi.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.