Bukan Buat Gibran, Blusukan Jokowi untuk Perkuat Basis PSI di Daerah

AKURAT.CO Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah dilakukan bukan untuk mendongkrak posisi politik putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang Pemilu 2029.
Ketua Umum Relawan Brigade Rakyat Nusantara (BRN), Relly Reagen, menegaskan agenda blusukan Jokowi murni bertujuan memperkuat konsolidasi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah.
“Tidak ada kaitannya dengan Gibran. Ini murni untuk memperkuat PSI, baik calon DPR RI maupun DPRD provinsi, kabupaten, dan kota,” ujar Relly usai bertemu Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/5/2026).
Menurut Relly, Provinsi Lampung direncanakan menjadi daerah pertama yang dikunjungi Jokowi dalam rangkaian safari nasional tersebut.
Ia menilai pengaruh Jokowi di Lampung masih sangat kuat karena banyak proyek pembangunan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat selama dua periode pemerintahannya.
“Di Lampung banyak pembangunan pada masa Pak Jokowi, mulai dari jalan tol, bendungan, hingga dana Inpres untuk perbaikan jalan provinsi. Pelabuhan dan terminal juga selesai dibangun,” katanya.
Relly meyakini kehadiran Jokowi di tengah masyarakat dapat memberikan dampak positif terhadap elektabilitas PSI di Lampung.
Baca Juga: DPR Minta Kemenkeu Segera Cairkan Dana Pemulihan Hutan Rp8,4 Triliun
Bahkan, ia optimistis partai tersebut mampu meraih dukungan suara yang signifikan di wilayah tersebut.
“Target kami sekitar 60 sampai 70 persen untuk Lampung,” ujarnya.
Ia menjelaskan, saat ini PSI masih berupaya memperkuat basis politiknya di berbagai daerah karena belum memiliki keterwakilan legislatif di sejumlah tingkatan.
Karena itu, PSI menargetkan minimal satu kursi legislatif di setiap daerah pemilihan (dapil).
“Kami menargetkan ada keterwakilan di DPR RI dapil 1 dan dapil 2, masing-masing satu kursi. Begitu juga untuk DPRD provinsi maupun kabupaten/kota,” jelasnya.
Meski demikian, Relly menegaskan dirinya hanya berperan sebagai relawan dan tidak terlibat dalam proses penjaringan calon legislatif PSI.
“Soal penjaringan calon itu menjadi tugas partai. Saya hanya relawan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum










