Survei ETOS: PDIP dan Demokrat Paling Konsisten di Mata Rakyat

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat digadang-gadang sebagai dua parpol yang dinilai paling konsisten dalam menjalankan kinerja dan memperjuangkan aspirasi publik.
Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute, Iskandarsyah, menjelaskan, survei yang dilaksanakan pada 20-30 Mei 2026 itu melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak (random sampling). Dengan margin of error sebesar 2,34 persen pada tingkat kepercayaan 97 persen.
"Dari hasil survei yang kami lakukan, terdapat lima partai politik yang masih dianggap masyarakat paling konsisten dalam kinerjanya serta mampu menjadi pendorong aspirasi rakyat," ujar Iskandarsyah, kepada wartawan, Rabu (3/6/2026).
Berdasarkan hasil survei tersebut, PDIP menempati posisi pertama dengan tingkat kepercayaan publik sebesar 39,7 persen. Posisi kedua ditempati Partai Demokrat dengan 32,3 persen.
Selanjutnya Partai Golkar berada di urutan ketiga dengan 11,7 persen; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 10,3 persen; dan Partai Gerindra dengan 5,7 persen.
Baca Juga: Butuh Dukungan Parpol, Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Cerminkan Keberpihakan
Sementara itu, sebagian responden lainnya memilih tidak memberikan jawaban atau abstain.
Menurut Iskandarsyah, hasil survei menunjukkan bahwa masyarakat masih melihat kelima partai tersebut memiliki peran penting dalam menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan publik.
"PDIP merupakan partai yang berada di luar pemerintahan, namun tetap berkoalisi di parlemen. Eksistensinya dalam memberikan kritik terhadap pemerintah masih dinilai cukup baik oleh masyarakat. Sementara Partai Demokrat, meski berada di dalam pemerintahan, tetap dianggap lantang menyuarakan pandangannya di parlemen," jelasnya.
Dinamika yang sama juga terlihat pada Partai Golkar, PKS, dan Partai Gerindra yang saat ini menjadi bagian dari kekuatan politik nasional.
Iskandarsyah meyakini bahwa dinamika politik yang akan menjadi acuan atau barometer menuju Pemilu 2029. Maka perlahan peta kekuatan politik dan koalisi yang paling kuat akan mulai terlihat.
Baca Juga: Dilema Ambang Batas Parlemen: Terlalu Tinggi Buang Suara Rakyat, Rendah Picu Ledakan Parpol
Mengenai peluang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pada Pemilu 2029, Iskandarsyah menilai partai tersebut belum menunjukkan potensi yang terlalu signifikan.
"Saya melihat PSI biasa saja, tidak terlalu istimewa. Pada 2029 masyarakat akan semakin cerdas dalam menentukan pilihan politiknya. Di sisi lain, penyelenggara pemilu juga harus bekerja secara profesional dan hati-hati," ujarnya.
"PSI saat ini masih lebih banyak berperan sebagai partai penghibur. Kalau dalam istilah permainan zaman dulu, masih seperti anak bawang," Iskandarsyah menambahkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







