Profil Purbaya Yudhi Sadewa: Jejak Karier, Pendidikan, dan Harta Kekayaannya

AKURAT.CO Nama Purbaya Yudhi Sadewa menjadi sorotan publik sejak dipercaya menjabat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.
Ekonom senior yang sebelumnya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ini memiliki rekam jejak panjang di sektor keuangan, pasar modal, hingga pemerintahan.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman puluhan tahun di bidang ekonomi, Purbaya diharapkan mampu menjaga stabilitas fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Berikut profil lengkap, perjalanan karier, pendidikan, dan harta kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa.
Baca Juga: Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih Dunia
Profil Purbaya Yudhi Sadewa
Purbaya Yudhi Sadewa adalah ekonom senior Indonesia yang dipercaya menjabat sebagai Menteri Keuangan.
Sebelum menempati posisi tersebut, ia lebih dulu dikenal sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), lembaga yang bertugas menjaga keamanan dana nasabah di perbankan.
Selama kariernya, Purbaya telah banyak terlibat dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan ekonomi pemerintah.
Ia pernah menduduki sejumlah jabatan penting, mulai dari staf khusus hingga deputi di berbagai kementerian dan lembaga negara.
Dari sisi pendidikan, Purbaya merupakan lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya, ia melanjutkan studi ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat, hingga meraih gelar magister dan doktor.
Perpaduan ilmu teknik dan ekonomi yang dimilikinya membuat Purbaya dikenal memiliki kemampuan analisis yang kuat dalam melihat berbagai tantangan ekonomi.
Sebelum berkiprah di pemerintahan, ia juga memiliki pengalaman panjang di dunia profesional dan sektor keuangan.
Purbaya pernah bekerja di perusahaan energi internasional Schlumberger sebagai insinyur lapangan.
Setelah itu, ia berkarier di Danareksa Research Institute sebagai ekonom, kemudian dipercaya memegang sejumlah posisi strategis di lingkungan Danareksa, termasuk sebagai Direktur Utama PT Danareksa Securities.
Pengalaman yang mencakup dunia akademik, sektor swasta, pasar keuangan, dan pemerintahan membuat Purbaya memiliki pemahaman yang menyeluruh tentang perekonomian.
Karena itulah, banyak pihak berharap ia dapat menjaga stabilitas keuangan negara, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan kebijakan yang mampu menjawab tantangan ekonomi Indonesia di masa depan.
Perjalanan Karier Purbaya Yudhi Sadewa
Berikut perjalanan karier Purbaya Yudhi Sadewa dari sektor swasta hingga pemerintahan:
1989–1994 – Field Engineer di perusahaan energi global Schlumberger Overseas SA.
2000–2005 – Senior Economist di Danareksa Research Institute.
2005–2013 – Chief Economist di Danareksa Research Institute.
2006–2008 – Direktur Utama PT Danareksa Securities.
2010–2014 – Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada masa Menko Perekonomian Hatta Rajasa.
2010–2014 – Anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN).
2013–2015 – Anggota Direksi PT Danareksa (Persero).
2015 – Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden (KSP).
2015–2016 – Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
2015–sekarang – Aktif sebagai anggota Indonesia Economic Forum.
2016–2018 – Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.
2016–sekarang – Anggota Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia.
2017–sekarang – Komisaris PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum/MIND ID).
2018–2020 – Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
3 September 2020–2026 – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
2026–sekarang – Menteri Keuangan Republik Indonesia pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selama memimpin LPS, Purbaya berperan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional dan menjadi anggota tetap Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, dan Ketua OJK.
Pengalaman panjangnya di sektor keuangan, pasar modal, BUMN, dan pemerintahan menjadi modal utama dalam mengemban tugas sebagai Menteri Keuangan.
Harta Kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2025, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki total kekayaan sebesar Rp57,48 miliar. Laporan tersebut disampaikan pada 27 Februari 2026.
Jika dibandingkan dengan laporan tahun sebelumnya saat masih menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, jumlah kekayaannya meningkat sekitar Rp18,2 miliar, dari Rp39,21 miliar menjadi Rp57,48 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Link Nonton Piala Dunia 2026 Resmi dan Legal, Kualitas HD Bukan di Score808
- 2Di Balik Penolakan Keras Singapura ke Ekspor Satu Pintu DSI: Risiko Kehilangan Ratusan Miliar Dolar Arus Ekspor dan Devisa
- 3Prediksi Skor Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026: Debutan Asia Hadapi Ujian Berat dari Los Cafeteros
- 4Prediksi Skor Ghana vs Panama di Piala Dunia 2026: Duel Seimbang, Akankah Black Stars Bangkit?
- 5Prediksi Skor Belgia vs Mesir Lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Prediksi Skor Swiss vs Bosnia dan Herzegovina: Nati Diunggulkan, Tapi Jangan Remehkan Ancaman Tim Balkan
- 7Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Das Team Diunggulkan, Mampukah Debutan Asia Membuat Kejutan?
- 8Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI dan HP via Aplikasi Streaming
- 9Sempat Absen karena Sakit, Bos Maktour Penuhi Panggilan KPK
- 10Diperiksa sebagai Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Datang Bawa Buku dan Pulpen






