Akurat Logo

AHY Puji Kepemimpinan Prabowo: Ahli Menyatukan Berbagai Warna Politik

Moehamad Dheny Permana | 10 September 2026, 15:13 WIB
AHY Puji Kepemimpinan Prabowo: Ahli Menyatukan Berbagai Warna Politik
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia memuji kemampuan Kepala Negara, dalam merangkul dan menyatukan berbagai kekuatan politik lintas warna di Indonesia.

Dalam pidatonya saat puncak acara HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY menyoroti kehadiran para pimpinan partai politik dari berbagai koalisi yang duduk bersama dalam acara tersebut. Hal ini mencerminkan dinamika kebangsaan yang indah berkat kepemimpinan yang merangkul.

"Malam ini begitu banyak sahabat pimpinan partai-partai politik yang juga telah hadir di tengah-tengah kita. Tentu kita punya warna masing-masing. Ada warna merah, ada warna hijau, ada warna kuning, ada juga warna biru, oranye, putih, birunya pun ada yang muda ada yang tua," ujar AHY, dikutip Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Prabowo Instruksikan KSAL untuk Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

"Dan saya kira Bapak Presiden (Prabowo) adalah orang yang sangat ahli untuk membuat semua warna itu untuk bisa duduk bersama," sambungnya.

Dia menekankan, keragaman latar belakang partai politik tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu. Ketika dihadapkan pada kepentingan bangsa dan negara, seluruh elemen politik harus melebur menjadi satu tujuan nasional.

Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi penting dalam mengawal jalannya pemerintahan, agar semakin kuat dan stabil ke depan.

"Tetapi justru itulah indahnya Indonesia. Kita boleh berbeda warna, kita boleh berkompetisi, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa dan negara yang harus kita lihat hanya ada satu warna, yaitu merah putih," tegasnya.

Baca Juga: Prabowo Puji Demokrat Saat Tak Berkuasa: Tidak Caci Maki, Tidak Bakar-bakar

Selain menyoroti persatuan di bawah kepemimpinan nasional, AHY juga mengingatkan pentingnya merawat etika dalam berpolitik. Kompetisi sah-sah saja dilakukan, namun persahabatan antartokoh dan elemen bangsa wajib terus dijaga.

Dia menambahkan, kekuatan sebuah pemerintahan sangat bergantung pada solidnya dukungan serta komitmen dalam mendengarkan aspirasi rakyat.

"Politik boleh kompetitif, tetapi jangan kehilangan persahabatan. Demokrasi boleh dinamis, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati. Dan kami percaya pemerintahan akan semakin kuat apabila mendapatkan dukungan rakyat, menjaga dialog dan terus mendengarkan aspirasi masyarakat," pungkas AHY.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.