AHY Puji Kepemimpinan Prabowo: Ahli Menyatukan Berbagai Warna Politik

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dia memuji kemampuan Kepala Negara, dalam merangkul dan menyatukan berbagai kekuatan politik lintas warna di Indonesia.
Dalam pidatonya saat puncak acara HUT ke-25 Partai Demokrat, AHY menyoroti kehadiran para pimpinan partai politik dari berbagai koalisi yang duduk bersama dalam acara tersebut. Hal ini mencerminkan dinamika kebangsaan yang indah berkat kepemimpinan yang merangkul.
"Malam ini begitu banyak sahabat pimpinan partai-partai politik yang juga telah hadir di tengah-tengah kita. Tentu kita punya warna masing-masing. Ada warna merah, ada warna hijau, ada warna kuning, ada juga warna biru, oranye, putih, birunya pun ada yang muda ada yang tua," ujar AHY, dikutip Kamis (10/9/2026).
Baca Juga: Prabowo Instruksikan KSAL untuk Cari Rombongan Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
"Dan saya kira Bapak Presiden (Prabowo) adalah orang yang sangat ahli untuk membuat semua warna itu untuk bisa duduk bersama," sambungnya.
Dia menekankan, keragaman latar belakang partai politik tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu. Ketika dihadapkan pada kepentingan bangsa dan negara, seluruh elemen politik harus melebur menjadi satu tujuan nasional.
Semangat kebersamaan ini menjadi fondasi penting dalam mengawal jalannya pemerintahan, agar semakin kuat dan stabil ke depan.
"Tetapi justru itulah indahnya Indonesia. Kita boleh berbeda warna, kita boleh berkompetisi, tetapi ketika menyangkut kepentingan bangsa dan negara yang harus kita lihat hanya ada satu warna, yaitu merah putih," tegasnya.
Baca Juga: Prabowo Puji Demokrat Saat Tak Berkuasa: Tidak Caci Maki, Tidak Bakar-bakar
Selain menyoroti persatuan di bawah kepemimpinan nasional, AHY juga mengingatkan pentingnya merawat etika dalam berpolitik. Kompetisi sah-sah saja dilakukan, namun persahabatan antartokoh dan elemen bangsa wajib terus dijaga.
Dia menambahkan, kekuatan sebuah pemerintahan sangat bergantung pada solidnya dukungan serta komitmen dalam mendengarkan aspirasi rakyat.
"Politik boleh kompetitif, tetapi jangan kehilangan persahabatan. Demokrasi boleh dinamis, tetapi jangan kehilangan rasa saling menghormati. Dan kami percaya pemerintahan akan semakin kuat apabila mendapatkan dukungan rakyat, menjaga dialog dan terus mendengarkan aspirasi masyarakat," pungkas AHY.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








