Menparekraf Berikan Tips Penciptaan Lapangan Kerja Baru Bagi Ratusan Gen Z

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno bersama Sandination Youth Ambassador (SYA) mengambil langkah dalam memberikan tips entrepreneur sukses agar melahirkan wirausaha muda yang mampu menciptakan lapangan kerja.
Pelatihan digital youthpreneurship ini digelar di Caramello Cafe, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Saya tadi tanya cari kerja disini seperti apa, dan banyak yang menyampaikan sulit. Lalu saya tanya siapa yang ingin menjadi enterpreneur hampir semua mengangkat tangan. Berarti minatnya itu sudah sangat terlihat dan tinggal kita memberikan pelatihan mengarahkannya, sehingga mereka bisa menjadi bagian dari pada ekonomi yang fokus kepada kewirausahaan dan juga pemberdayaan UMKM," kata Sandiaga Uno di Pelatihan Digital Youthpreneurship NTB, Sabtu (14/10/2023).
Baca Juga: PPP: Sandiaga Uno Kerek Elektabilitas Ganjar
"Saya sangat antusias semangat, karena tim dari Sandination langsung bergerak cepat dan tadi kita liat bagaimana anak-anak muda disini merasa menjadi bagian dari Moto GP. Jadi kegiatan Moto GP ini kita harapkan akan berdampak pada anak-anak muda dan bisa menggerakkan ekonomi, terutama bukan mencari lapangan kerja tapi justru menciptakan lapangan kerja," sambungnya.
Dimoderatori langsung oleh Reni Fitriani, Founder dan Direktur Program Sandination, Sandiaga Uno secara lugas berbagi pengetahuan kepada para audiens terkait ekonomi kreatif, menciptakan konten-konten yang inovatif dan kolaboratif, serta betapa pentingnya mempromosikan pariwisata di Mandalika, Lombok, dan NTB agar berkelanjutan.
"Kita bersama anak-anak muda NTB melakukan digital youthpreneurship, jadi mata dunia sekarang tertuju kepada Mandalika, Lombok, dan NTB. Jangan sia-siakan kesempatan ini para kalangan muda, terutama yang ada di NTB ini harus mengamplifikasi dengan menciptakan konten-konten inovatif, adaptif, kolaboratif sehingga semakin mempromosikan pariwisata dan produk-produk ekonomi kreatif di NTB," kata Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno mengapresiasi program Sandination Youth Ambassador yang diserbu oleh para mahasiswa-mahasiswa seluruh daerah untuk berkesempatan mendapatkan beasiswa, guna menggali potensi kalangan muda. Peluang tersebut juga mendorong pertumbuhan lapangan pekerjaan secara nasional.
"Kita lihat dari 300 yang hadir punya kesempatan untuk membuka usaha dan rata-rata usaha diawal itu 3 sampai 4 karyawan yang tercipta, jadi saya melihat 900 sampai 1200 lapangan kerja dalam jangka 2 sampai 3 tahun dari anak-anak muda ini bisa kita ciptakan," ujar Sandi.
Selaku Dewan Penasehat Superkey Consulting Group Founder dan Pembina Sandination menyampaikan berbagai macam tantangan, pertama infrastruktur daerah yang belum terdigitalisasi, kedua kurangnya pengetahuan teknologi.
Sehingga Kemenparekraf bersama Sandination bersinergi memberikan pelatihan pendampingan kepada kalangan muda, emak-emak, dan pemberdayaan UMKM.
Baca Juga: Sinyal Hasto Lewat Pantun Sandiaga Uno Jadi Cabawapres Ganjar Yang Menarik Hati
"Tantangan sekarang tadi disampaikan satu mengenai infrastruktur, banyak daerah yang belum terdigitalisasi, banyak kalangan yang belum memiliki pengetahuan teknologi. Nah ini tantangannya SDM harus kita tingkatkan, oleh karena itu program kami di Kemenparekraf bekerja sama dengan komunitas Sandination ini akan menciptakan lebih banyak pelatihan pendampingan, sehingga lebih banyak masuk onboarding ke ekosistem ekonomi digital," ungkapnya.
Sementara itu, Malik Abdul Azis, Ketua Komunitas Sandination Youth Ambassador NTB 2023 dan juga Pengusaha Muda di Bidang Tour dan Travel, Samas Travel Lombok, menyampaikan bahwa acara ini dikemas untuk menjadi pengusaha dan pemimpin muda dikemudian hari.
“Dalam kegiatan ini peserta belajar mengenai fundamental digital bisnis, dan inisiasi digital bisnis bersama Ibu Reni Fitriani dan Bapak Sandiaga Uno, dan akan terus dikembangkan dengan program lanjutan di NTB,” ujar Azis.
Sandiaga Uno berharap Sandination dapat lebih mengepakkan sayapnya dan terus menggulirkan semangat muda, karena generasi milenial harus bisa ada di garda terdepan untuk pengelolaan usaha-usaha berbasis ekonomi yang berkelanjutan.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








