Upland Project Ramaikan Trade Expo Indonesia, Koki Andal Demo Masak Domba Batur

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka Trade Expo Indonesia (TEI) ke-38 yang diselenggarakan di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (18/10/2023). Berbagai komoditas program Upland Project dari berbagai daerah ikut meramaikan TEI.
Jokowi berharap agar TEI 2023 jadi ajang yang dapat memperluas dan meningkatkan pasar sehingga pengusaha, UMKM, dan industri produk lokal bisa semakin maju dan menjadi bagian penting dari rantai pasok global.
Di era globalisasi dan kompetisi yang semakin ketat semua rantai tersebut tidak boleh lengah.
"Kita tidak boleh hanya menjadi pasar, kita harus menjadi pelaku, harus menjadi produsen yang berdaya saing dan menguasai pasar," kata Jokowi dalam pembukaan melalui video virtual.
Baca Juga: Enam Cara Jitu UPLAND Perbaikan Gizi Keluarga Petani
Dia berharap forup TEI dapat memungkinkan eksportir Indonesia bertatap muka dengan potensial buyer yang ingin melihat produknya langsung dan melakukan negosiasi langsung.
"Apalagi saya dengar tahun ini juga difokuskan membuka peluang pasar dari non tradisional seperti Timur Tengah, Asia Selatan dan Afrika yang dilakukan secara offline dan online," tuturnya.
Produk yang ditampilkan terbagi dalam tujuh zona kategori yaitu manufaktur, fesyen dan aksesoris, kecantikan dan kesehatan, peralatan medis, mebel dan dekorasi, jasa digital, serta makanan dan minuman.
Pengelola Program Upland Project Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Farakka Sari mengatakan, berbagai macam jenis komoditas hasil pertanian binaan Upland Project didatangkan dari 13 daerah kelompok tani.
Selain hasil tani yang telah dikemas menjadi berbagai produk, Upland Project juga menggelar demo memasak Daging domba batur dari Banjarnegara, Jawa Tengah.
Para buyer diajak mencicip daging domba binaan Upland yang telah dihidangkan oleh koki di atas meja.
Baca Juga: Petani Banjarnegara Panen Cempe Dan Pesta Patok Bantuan UPLAND Project
"Kami menampilkan komoditas program Upland Project dari pertani berbagai daerah agar dilihat dan dibawa ke berbagai penjuru negara," kata Farakka.
Dia mengatakan, salah satu kehadiran Upland Project untuk meningkatkan perekonomian para petani.
Dia yakin, dengan melakukan ekspor komoditas hasil pertanian secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi dan moral para petani untuk meningkatkan produktivitas.
"Upland Project ini hadir di Indonesia untuk meningkatkan ekonomi para kelompok petani," pungkasnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










