Layanan Keuangan Lewat Bantuan Modal Memiliki Dampak Langsung untuk Petani dan Kelompok Usaha Tani

AKURAT.CO Upland Project Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperluas program akses layanan keuangan (micro finance) kepada para petani, dan kelompok usaha tani. Bantuan berbentuk modal dinilai dapat secara langsung dirasakan oleh penerima manfaat.
Pengelola Program Upland Kementan Farakka Sari mengatakan, salah satu permasalahan yang dihadapi petani, peternak atau kelompok usaha tani salah satunya modal. Atas masalah tersebut, program Upland mengambil langkah memberikan layanan micro finance.
"Ini berkomitmen kita mempermudah petani, peternak, korporasi petani Upland untuk mendapatkan fasilitas kredit atau pembiayaan dari lembaga keuangan," kata Farakka dalam keterangan tertulis, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Cara Menghadapi Suami yang Kedapatan Selingkuh Menurut Islam, Jangan Langsung Minta Cerai!
Lebih lanjut Farakka mengatakan, keuangan program Upland merupakan dana hibah dari Islamic Development Bank (IsBD) dan International Fund for Agricultural Development (IFAD) kepada pemerintah di 14 kabupaten di Indonesia.
"Salah satu bantuan yang diberikan itu untuk memberikan modal di lembaga keuangan yang khusus disalurkan sebagai kredit, pembiayaan kepada petani peternak atau korporasi petani Upland," jelasnya.
Lebih rinci, Farakka menjelaskan mekanisme penyaluran kredit pembiayaan Upland tersebut diatur dalam pedoman teknis akses layanan keuangan yang diterbitkan oleh Kementan serta perjanjian antara Bupati atau Kepala Dinas Pertanian Kabupaten dengan Lembaga Keuangan.
Baca Juga: Penuhi Sanitasi yang Layak, 200 Warga Desa di Kabupaten Serang Dapat Bantuan Kloset Gratis
"Platform pemberian kredit kepada UMKM kepada berbeda-beda. Ultramikro mendapatkan di bawah 20 juta. Mikro Rp20 juta hingga Rp40 juta, kecil Rp50 juta hingga 500 juta, dan menengah Rp500 juta hibgga Rp5 miliar," jelasnya.
Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi salah satu daerah yang telah menerima dana micro finance sebesar Rp950 juta melalui PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) NTB yang kemudian disalurkan ke 29 petani.
"Akhir tahun ini 2023 ini dana micro finance Upland menyalurkan dana ke Kabupaten Magelang sebesar Rp6.855 miliar untuk petani padi organik di tiga kecamatan yaitu Grabag, Sawangan, dan Bandongan Kabupaten Magelang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








