Kendal Jadi Wilayah Pertama Pembangunan Perumahan Berkonsep Green Building

AKURAT.CO Sebanyak tujuh instansi melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang perencanaan, pembangunan dan pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), di Desa Mergosari, Kendal, Jawa Tengah.
Ketujuh instansi tersebut, di antaranya Badan Bank Tanah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), BP Tapera, Pemerintah Kabupaten Kendal, dan PT Asatu Realty Asri.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal, Sugiono, mengatakan perumahan yang akan dibangun ini akan mengusung tema green building. Di mana, pembangunan akan berdasarkan konsep hijau yang memperhatikan lingkungan.
Baca Juga: Backlog Masih Tinggi, Bank Tanah Gandeng PUPR hingga SMF Sediakan Perumahan untuk MBR di Kendal
"Pertama, dari pencahayaan harus terpenuhi. Kemudian penghawaan, jadi tidak perlu pakai AC juga sudah adem. Kemudian pembagian ruang terbuka antara tanah dan bangunan ada ketentuannya. Jangan sampai semua tanah dibangun rumah," kata Sugiono, di Kendal, Jawa Tengah, Selasa (23/7/2024).
Dia menjelaskan, konsep green building ini merupakan yang pertana kali dilakukan di Indonesia. Sehingga, dia berharap pembagunan perumahan dengan konsep ini bisa menjadi percontohan bagi perumahan lain.
Selain mengusung konsep green building, perumahan ini juga dibanderol seharga Rp165,5 juta per unit. Harga tersebut di bawah Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kepmen PUPR) Nomor 689/KPTS/M/2023 di mana harga rumah subsidi mulai dari Rp166 juta per unit.
"Dengan catatan standar konstruksinya harus green building, kemudian luasan tanah terpenuhi. Sehingga ada 2 sisi, sisi kualitas rumah kita perhatikan, juga dari sisi harga harus diperhatikan. Karena ini untuk kurang mampu. Saya yakin ini yang mendaftar akan banyak, sehingga nanti akan kita seleksi, terutama pada orang-orang yang betul-betul tidak punya dan betul-betul membutuhkan rumah," jelasnya.
Keunggulan lain dari perumahan ini adalah masyarakat bisa mendapatkan bantuan uang muka sebesar Rp4 juta, dengan bunga flat sebesar 5 persen. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kendal juga akan membebaskan biaya Pajak Penghasilan atas Tanah dan Bangunan (PPHTB).
"Rencananya tidak hanya rumah,tapi juga kita fasilitasi dapur. Jadi begitu masuk sudah siap masak," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







