Transformasi Budaya BUMN, Aria Bima: dari Ngelokro jadi Optimis

AKURAT.CO Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima memberikan testimoni mengenai transformasi signifikan yang terjadi di BUMN dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, bersih-bersih dan penerapan tata kelola perusahaan (GCG) yang digaungkan pemerintah tidak hanya menjadi wacana semata, dan tidak hanya menjadi narasi elit di Kementerian BUMN, namun telah menjadi narasi korporasi yang nyata.
“Yang penting itu kan bagaimana perusahaan - perusahaan yang dibersihkan itu tidak hanya soal kemampuan manajerial pemimpin, manajerial jajaran direksinya, tapi soal kepemimpinan, leadershipnya, mampu membentuk Corporate Culture yang dulu 'ngelokro' menjadi bersemangat,” ujar Aria Bima.
Baca Juga: Smart Mining MIND ID, Perkuat Produktivitas, Efisiensi dan Mitigasi Risiko
Dia menekankan pentingnya membangun budaya perusahaan yang positif. "Mampu membangun corporate culture yang dulu 'ngelokro' jadi bersemangat, dari sesuatu yang pesimis, menjadi sesuatu yang optimis,” tambahnya.
Transformasi ini, menurut Aria Bima, tidak terlepas dari kepemimpinan yang kuat dan sinergi antar pihak. "Dulu orang sudah tidak punya keyakinan lagi. Bangga dengan perusahaan Jiwasraya nya. Sekarang dari semangat yang ngelokro (kendor), dari yang pesimis dan yang skeptis, menjadi yang optimis itu tidak hanya soal kemampuan manajerial tapi kemampuan kepemimpinan di dalam membangun corporate culture. Untuk bangkit dan menjadi tumbuh,” jelasnya.
Aria Bima juga mengapresiasi inisiatif Menteri BUMN Erick Thohir yang memiliki visi ekspansif, serta jajaran direksi BUMN yang memiliki kemampuan manajerial yang kuat.
“Saya kira, yang menjadi kelebihan dari kementrian sekarang ini, dan yang sangat penting adalah saling melengkapi antara pemikiran Pak Erick yang ekspansif dengan wamen-wamen, seperti Pak Tiko yang sangat teknokratik dan manajerial di dalam menyelesaikan berbagai persoalan di BUMN,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









