AKURAT.CO Keberadaan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) diyakini mampu menciptakan sebuah lingkungan yang sangat kondusif bagi seluruh mahasiswa dari berbagai daerah di seluruh pelosok Indonesia untuk belajar, berkreasi, dan berkolaborasi sebagai langkah signifikan untuk mendukung penuh visi bangsa dalam menciptakan generasi muda yang unggul dan siap bersaing di level nasional hingga internasional.
Mantan Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Grevo Soleman Gerung, berharap dengan adanya AMN di Manado, para mahasiswa dapat mengasah keterampilan secara maksimal dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. "Dengan adanya AMN, kami berharap para mahasiswa dapat mengasah keterampilan mereka secara maksimal dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional," jelasnya dikutip Senin (19/8/2024).
Menurutnya, pembangunan AMN menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, khususnya bagi pihak Unsrat Manado. Proyek pemerintah tersebut dapat memperkuat peran universitas dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Baca Juga: DAIKIN Goes To Campus Sambangi Universitas Pendidikan Nasional
Sebelumnya, Konsultan Pembangunan AMN dari Universitas Indonesia (UI), Gumilar, mengatakan terdapat empat nilai inti atau core values dari pendidikan multikultural yang terus diberikan dalam asrama tersebut, yakni apresiasi pada multikultural, pengakuan harkat manusia dan HAM, pengembangan tanggung jawab masyarakat dunia, serta pengembangan tanggung jawab manusia terhadap planet bumi.
Diketahui, pembangunan AMN berdasar amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021 tentang Asrama Mahasiswa Nusantara. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keberadaan AMN sangat diperlukan agar mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah di tanah air dapat saling mengenal keragaman masing-masing.
“(AMN) ini memang diisi mahasiswa dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Semuanya ada di sini, di Asrama Mahasiswa Nusantara. Untuk apa? Untuk saling mengenal,” ujar Jokowi, dikutip dari Setkab.
Jokowi juga berharap para penghuni AMN dari berbagai suku, agama, serta daerah tersebut nantinya dapat rukun dan bersatu. “Ke depan karena saling mengenal, saling tahu adat dan istiadat masing-masing, saling terbuka, kita akan rukun, bersatu, dan kompak," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









