ExxonMobil Investasi Rp162 Triliun Kembangkan Petrokimia
Demi Ermansyah | 22 Januari 2025, 21:54 WIB

AKURAT.CO Hilirisasi industri menjadi salah satu fokus besar Pemerintah Indonesia di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam rangka mendukung program ini, ExxonMobil berkomitmen menggelontorkan investasi senilai Rp162 triliun dalam pengembangan sektor petrokimia sekaligus teknologi Carbon Capture Storage (CCS).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa proyek ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong hilirisasi sebagai motor penggerak ekonomi.
Dengan membangun fasilitas petrokimia yang terintegrasi, Indonesia dapat meningkatkan nilai tambah bahan mentah sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru.
“Hilirisasi bukan hanya soal meningkatkan ekonomi, tapi juga membuka peluang besar bagi tenaga kerja lokal. Proyek ini diharapkan punya multiplier effect yang signifikan bagi masyarakat,” ungkap Airlangga.
Selain hilirisasi, ExxonMobil juga fokus pada pengembangan bisnis lokal melalui kemitraan strategis. Proyek ini akan membuka peluang bagi perusahaan dalam negeri untuk berkolaborasi di berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga konstruksi.
“Dengan hilirisasi, Indonesia tidak hanya jadi penghasil bahan mentah, tapi juga jadi pusat pengolahan bahan baku. Ini membawa manfaat jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi kita,” jelas Airlangga.
Salah satu sorotan dari kerja sama ini adalah komitmen ExxonMobil dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) lokal. Mereka akan menyediakan program pelatihan yang sesuai dengan standar global, sehingga tenaga kerja Indonesia bisa bersaing di pasar internasional.
“Pengembangan SDM menjadi prioritas kami. Ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang bagaimana tenaga kerja kita bisa naik kelas dengan pelatihan yang tepat,” tambah Airlangga.
Oleh karena itu, lanjutnya, melalui proyek tersebut tidak hanya memperkuat fondasi hilirisasi, tetapi juga mendorong Indonesia menjadi pemain utama dalam industri petrokimia global.
"Dengan dukungan dari ExxonMobil, pemerintah optimistis visi pembangunan berkelanjutan dapat terwujud dalam waktu dekat," paparnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









