Bahli Sebut Batu Bara Bernyawa Lagi Imbas Trump Jadi Presiden
Camelia Rosa | 16 Februari 2025, 08:36 WIB

AKURAT.CO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui bahwa terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) mengubah peta dunia terhadap desain energi.
Pasalnya menurut Bahlil, terdapat momen dimana hampir semua negara berbicara mengenai energi bersih, industri yang berorientasi pada energi bersih hingga melahirkan produk yang lebih bersih.
"Tapi begitu Pak Trump jadi Presiden Amerika, bubar jalan ini semua, bubar jalan. Kita pikir batu bara sudah selesai, eh 'bernyawa lagi barang ini'," ujar Bahlil dikutip Minggu (16/2/2025).
Bahlil pun mengakui bahwa dari segi harga, penggunaan listrik dengan batu bara memang lebih murah.
"Memang batu bara ini jujur saya katakan harganya jauh lebih murah, mana Pak Darmo ya? Dirut PLN, tadinya dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, saya tidak lagi menyusun batu bara, ya Pak Darmo ya? (Kalaupun ada) tidak lebih dari 7%, itu pun yang sudah berkontra," terangnya.
"Tapi dengan keluarnya Amerika Serikat dari komitmen Paris Agreement, ya Amerika aja keluar kok, dia yang membuat apalagi Indonesia cuma ikut-ikut ini. Iya kan? Sudah baseline kita berbeda, mereka negara maju. Uangnya sudah banyak. Mau ambil energi karena teknologi mereka bagus. Negara kita belum coy. Masih butuh penyesuaian," lanjut Bahlil menambahkan.
Oleh sebab itu, dirinya mengajak pengusaha batu bara untuk tetap berinvestasi di dalam negeri. Pasalnya emerintah masih akan fokus menggunakan PLTU setidaknya dalam satu dekade ke depan.
Bahlil juga meminta investor tidak perlu khawatir untuk berinvestasi di sektor mineral Indonesia meskipun pemerintah berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060. "Yakinlah bahwa yang pemain batu bara, silahkan dulu investasi, Tidak apa-apa, bagus kok, masih bagus," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






