KAI Tak Turunkan Harga Tiket Lebaran 2025, Ini Alasannya!

AKURAT.CO PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengungkapkan alasan tidak ikut menurunkan harga tiket saat periode arus mudik dan balik Lebaran 2025.
"Kalau ditanya kenapa kereta api tidak menurunkan tarif? Ya karena kita tidak menaikkan juga tarifnya," jelas EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji ketika ditemui di Jakarta, Jumat (7/3/2025).
Apalagi, sambung Raden, layanan yang tersedia pada kereta api lebih banyak kelas ekonomi, baik itu public service obligation (PSO) maupun layanan komersial. Sehingga, tarif kereta masih dianggap terjangkau.
“Karena kalau kita lihat kelas kita itukan menang hampir 60 persen kelas ekonomi ya, walaupun sebagian komersial, sebagiaan PSO ya. Jadi kenaikan di segmen ni tidak akan banyak perubahan dibandingkan weekend-wekeend biasanya,” tuturnya.
Raden menambahkan, meski tak menurunkan harga tiket, KAI menghadirkan promo berupa diskon harga tiket hingga 25 persen. Selain itu, KAI juga menyediakan mudik gratis dengan kuota sebanyak 400 seat dan sudah habis.
Baca Juga: Kabar Baik! Jelang Lebaran 2025, Garuda Indonesia Turunkan Harga Tiket Hingga 19 Persen
"Kita memberikan diskon-diskon ya, karena memamg pola penumpang ini biasanya kalau arus mudik dan baliknya kosong. Kita juga melayani mudik gratis," pungkasnya.
Pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen selama masa Angkutan Lebaran 2025.
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket pesawat guna meringankan beban masyarakat, serta bertujuan untuk mendukung kelancaran, kemudahan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran.
Menhub Dudy menjelaskan kebijakan penurunan harga tiket pesawat adalah bentuk komitmen nyata pemerintah, untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman.
Penurunan harga tiket ini berlaku selama 15 hari, untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket 1 Maret hingga 7 April 2025.
"Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman, terutama pada momen penting seperti Lebaran,” jelas Dudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









