Sampoerna Apresiasi 1.000 UMKM Perempuan di Jateng, Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat WEC Season 2

AKURAT.CO PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), bersama Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Perkumpulan Imajinasi Penaja Mula (Impala), sukses menggelar malam puncak Women Ecosystem Catalyst (WEC) Season 2 di The Legacy Hall, Semarang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program keberlanjutan “Sampoerna untuk Indonesia” yang berfokus pada pemberdayaan UMKM perempuan.
Program WEC Season 2 telah melibatkan lebih dari 1.000 perempuan wirausaha dari Jawa Tengah.
Melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan jejaring, program ini menjawab tantangan utama UMKM perempuan seperti akses pasar, pendanaan, teknologi, dan pengembangan kapasitas.
Kepala Urusan Eksternal Sampoerna, Romulus Sutanto, menyampaikan bahwa Sampoerna berkomitmen untuk memperkuat ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM.
“Perempuan pelaku UMKM memegang peran strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Sebagai perusahaan yang juga lahir dari UMKM, kami bangga dapat terus berkontribusi menciptakan ekosistem usaha yang inklusif dan berdaya saing,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Baca Juga: Kecanduan Media Sosial? Ini 5 Tanda Kamu Butuh Social Detox dan Cara Memulainya
Puncak acara diisi dengan penghargaan bagi 20 peserta terbaik, termasuk enam UMKM unggulan yang menerima apresiasi langsung dari Sekjen GSN Bobby Gafur Umar, mewakili Menteri Investasi/Kepala BKPM dan Ketua Umum GSN Rosan Roeslani, serta Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno, mewakili Gubernur Ahmad Luthfi.
Dalam sambutan video, Rosan Roeslani menegaskan bahwa partisipasi perempuan dalam sektor usaha adalah kekuatan nyata yang harus terus didukung.
“Perempuan saat ini mengelola lebih dari 64 persen UMKM dan berkontribusi 61 persen terhadap PDB nasional. Program ini telah berdampak pada lebih dari 2.000 pengusaha perempuan sejak tahun lalu,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam penyelenggaraan WEC Season 2, yang sejalan dengan inisiatif Presiden Prabowo Subianto melalui GSN untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Bobby Gafur Umar menambahkan bahwa UMKM menyerap 97 persen tenaga kerja nasional dan menjadi kunci pertumbuhan ekonomi.
“Jika UMKM perempuan tumbuh, maka ekonomi nasional ikut bergerak. Program seperti WEC harus diperluas secara nasional,” ujarnya.
GSN, katanya, siap berkolaborasi dengan Sampoerna untuk memperluas dampak ekonomi secara berkelanjutan.
Sekda Jateng Sumarno turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata Sampoerna dalam pengembangan UMKM.
Ia berharap program ini terus bergulir dan sejalan dengan agenda pembangunan Jawa Tengah sebagai lumbung pangan dan pusat industri.
Baca Juga: Yance Sayuri Menangis Usai Timnas Indonesia Dibantai Jepang, Nasionalismenya Terpanggil
“Para peserta WEC diharapkan menjadi katalisator bisnis lokal dan turut mendorong kesejahteraan masyarakat,” ujar Sumarno.
Melalui program WEC dan inisiatif berkelanjutan lainnya, Sampoerna memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekonomi nasional yang tangguh dan mandiri.
Hal ini sekaligus mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam memperkuat ekonomi inklusif berbasis pemberdayaan rakyat.
“Sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 111 tahun di Indonesia, kami terus berkomitmen mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian,” tutup Romulus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









