AKURAT.CO PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) bakal mengalokasikan dana private placement (PMTHMETD) sebagai pinjaman kepada PT Imbang Tata Alam (ITA) untuk mendukung kegiatan drilling anak usaha tersebut.
Dalam prospektus perseroan yang dirilis Sabtu (14/6/2025), ENRG mengungkap rencana penerbitan 2,48 miliar saham baru dalam aksi korporasi tersebut, atau setara dengan 10% dari total saham yang telah disetor penuh.
Sebanyak 70% dari dana hasil private placement akan digunakan untuk pemboran (drilling) di Blok Malacca Strait, yang dimiliki dan dioperasikan oleh ITA. Sisa 30% akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja ITA, seperti pengadaan barang dan jasa non-pemboran.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Turun, Begini Prospek Saham MEDC, ENRG hingga ELSA
Harga pelaksanaan private placement akan mengacu pada 90% dari rata-rata harga penutupan saham ENRG selama 25 hari bursa terakhir. Per 13 Juni 2025, harga saham ENRG ditutup di level Rp274.
Manajemen ENRG mengakui akan bahwa aksi korporasi ini dapat menyebabkan dilusi kepemilikan maksimal 9,091% bagi pemegang saham lama.
Di sisi lain, total aset ENRG diperkirakan akan naik 2,10%, sementara ekuitas meningkat 4,94%.
Sebagai informasi, penyelenggaraan private placement masih harus menunggu persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan, yang dijadwalkan pada 26 Juni 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








