Kadin Ajak Belanda Investasi Tanggul Laut dan Proyek Hijau Senilai Rp1.300 T

AKURAT.CO Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyerukan keterlibatan aktif Belanda dalam proyek infrastruktur hijau di Indonesia, termasuk rencana ambisius pembangunan tanggul laut (giant seawall) di pesisir utara Pulau Jawa senilai USD80 miliar. Hal itu disampaikan dalam forum bisnis Indonesia-Belanda di Jakarta, Senin (16/6/2025).
Menurut Anindya, proyek ini bukan sekadar upaya mitigasi banjir, melainkan peluang menciptakan koridor ekonomi baru yang strategis.
“Belanda adalah pemimpin global dalam pembangunan tanggul dan pembiayaan infrastruktur. Saya yakin kerja sama ini bisa jadi tonggak sejarah besar,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (18/6/2025).
Baca Juga: Kadin Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop Latih UMKM
Dalam acara bertajuk “Indonesia and the Netherlands: Creating Partnerships for a Sustainable Future”, Anin juga mengungkap rencana Kadin membentuk matchmaking desk untuk mempertemukan investor Belanda dengan kementerian teknis Indonesia, guna mempercepat implementasi proyek-proyek hijau seperti agri-hub, MBG, dan sistem ketahanan wilayah pesisir.
Dukungan terhadap kolaborasi ini turut disampaikan Wakil Menteri Hubungan Ekonomi Luar Negeri Belanda, Michiel Sweers. Ia menyebut kerja sama infrastruktur sebagai pilar penting hubungan bilateral yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 8 persen dan menjadikannya kekuatan ekonomi kelima dunia pada 2045.
Sweers juga menegaskan dukungan negaranya terhadap aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).
“Keanggotaan OECD akan memperkuat iklim bisnis dan membuka lebih banyak peluang investasi,” ujarnya.
Sementara itu, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, memuji inisiatif Kadin yang dinilai menunjukkan kesiapan Indonesia bermitra dalam proyek besar dan kompleks.
“Kami senang dapat mempertemukan 120 perusahaan Belanda dengan mitra Indonesia. Ini awal yang kuat untuk masa depan bersama,” katanya.
Baca Juga: Kadin Siap Dukung 1.000 Titik Dapur MBG Gotong Royong Jelang 17 Agustus
Sebagai hasil nyata dari forum ini, ditandatangani 23 nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama senilai lebih dari 800 juta euro, termasuk proyek perlindungan pantai di Cirebon dan Demak serta proyek pengolahan air.
Delegasi Belanda juga dijadwalkan mengunjungi pelabuhan di Jakarta dan Semarang, serta sistem pangan berkelanjutan di Jawa Barat dan Sumatera Utara selama sepekan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









