PIS dan PT PAL Sinergi Kembangkan Armada Nasional dan Maritim Mandiri

AKURAT.CO PT Pertamina International Shipping (PIS) dan PT PAL Indonesia siap berkolaborasi untuk memajukan industri maritim nasional sekaligus mendukung rencana penguatan armada.
Kolaborasi sinergis ini sejalan dengan komitmen PIS untuk memprioritaskan industri dalam negeri, sekaligus menjaga keamanan pasokan energi nasional.
Rencana kolaborasi strategis ini diawali dengan peninjauan fasilitas produksi PT PAL Indonesia di Surabaya. Hadir dalam kunjungan tersebut Plt CEO PIS, Surya Tri Harto dan Direktur Perencanaan Bisnis PIS, Eka Suhendra, dan tentunya disambut oleh CEO PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod.
Langkah ini sekaligus menjadi awal penjajakan peluang kerja sama strategis dalam pengembangan kapal dan fasilitas pendukung.
Baca Juga: Jadi Pelopor Dekarbonisasi Maritim, PIS Paparkan Peta Jalan Nol Emisi 2050
"Untuk menjawab kebutuhan energi nasional dan tantangan global, PIS terus memperkuat armada dan layanannya. Sehingga kami membutuhkan revitalisasi dan pembangunan kapal-kapal baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Di sinilah kita bisa lihat potensi sinergi, agar sejalan dengan komitmen kami untuk memprioritaskan industri dalam negeri, sekaligus menjaga keamanan pasokan energi nasional," terang Plt CEO PIS Surya Tri Harto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (20/6/2025).
Surya memaparkan peluang kerja sama didiskusikan oleh kedua BUMN, baik dalam proyek pembangunan kapal, perawatan, maupun inovasi teknologi kelautan.
"PIS siap bersinergi dengan PT PAL demi mendukung kemandirian maritim nasional, memperkuat rantai pasok energi, serta memperluas kapabilitas Indonesia di sektor pelayaran global," jelas Surya.
CEO PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menambahkan sesuai dengan arahan Presiden, agar tercipta kemandirian di industri maritim, terutama dalam kondisi geopolitik global saat ini yang justru harus menjadi titik untuk mempercepat dan optimalisasi kemandirian industri maritim.
Baca Juga: Hadiri IMW 2025, PIS Bakal Beberkan Strategi Bisnis
"Kalau kita terus tergantung dengan luar negeri, kita tidak akan pernah bisa memenuhi kebutuhan sendiri dan tergantung. Tetapi ketika kita optimalkan produk-produk dalam negeri, yang memiliki kebutuhan engine yang sama, dibantu dengan kebutuhan militer, ini akan menjadi tambahan nilai kepentingan untuk membangun industri dalam negeri," ujar Kaharuddin.
Menurutnya kolaborasi dengan PIS ini bisa menjadi wujud nyata untuk memperkuat ketahanan logistik nasional melalui pemanfaatan maksimal galangan kapal dalam negeri. "PT PAL siap menjadi lead integrator yang menjamin pemenuhan kebutuhan armada PT PIS dengan standar teknologi terkini," sambung Kaharuddin.
Langkah strategis ini menjadi bukti nyata semangat pengembangan maritim nasional dan komitmen BUMN dalam membangun ekosistem logistik energi yang tangguh dan berdaya saing dari hulu ke hilir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









