Pertamina Siap Tampung Minyak Rakyat, Harga 70-80 Persen dari ICP

AKURAT.CO PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyatakan kesiapannya untuk membeli minyak mentah dari sumur minyak rakyat.
Hal ini merupakan bagian dari implementasi Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pengelolaan Bagian Wilayah Kerja untuk Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi.
Dimana pemerintah membuka ruang bagi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), koperasi, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mengelola sumur minyak rakyat.
Baca Juga: SKK Migas Sebut Potensi Produksi 100.000 Barel Minyak per Hari dari Sumur Rakyat
Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PT Pertamina Hulu Energi, Edi Karyanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan tim gabungan untuk mengidentifikasi sumur-sumur rakyat yang siap berproduksi.
“Tim gabungan nanti kalau sudah mengidentifikasi sumurnya, kami siap karena kami malah senang kok bisa menerima itu,” kata Edy kepada wartawan dikutip, Kamis (31/7/2025).
Adapun minyak yang dihasilkan dari sumur rakyat akan dibeli Pertamina dengan kisaran harga 70%-80% dari Indonesia Crude Price (ICP).
Menurut Edy, skema harga minyak mentah dari sumur 70% dari ICP itu sudah cukup ekonomi dan menguntungkan kedua belah pihak.
“Ya win-win solution kan, karena kita juga bisa mereview fiscal term dan sebagainya gitu,” tambahnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menyebut 30.000 sumur rakyat yang terdeteksi nantinya akan dikelola oleh Koperasi hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Baca Juga: Bahlil: Pengelolaan Sumur Rakyat Bukan untuk Perusahaan Besar
Bahlil menuturkan, terkait mekanisme pengelolaan sumur-sumur yang layak akan dikelola melalui skema kerja sama, tetapi tidak secara langsung dengan perusahaan besar.
Sebaliknya, pengelolaan akan diberikan kepada koperasi, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), atau pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memenuhi syarat.
“Jadi bukan asal dikerjasamakan. Pengelolaan akan dilakukan oleh koperasi, BUMD, dan UMK,” kata Bahlil di Kementerian ESDM dikutip, Rabu (30/7/2025).
Meski dikelola oleh BUMD hingga koperasi, Bahlil menyebut pihaknya akan memilih koperasi yang sehat dan bukan koperasi abal-abal.
Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Golkar ini menyebut Pertamina tetap akan menampung minyak mentah hasil eksplorasi sumur rakyat.
“Ketika produksinya sudah ada dari sumur-sumur masyarakat maka Pertamina sebagai offtaker dan harganya antara 70 persen dari ICP sampai 80 persen,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








