Arasoft dan Direktorat PAUD Dorong Guru PAUD Jadi Pencipta Buku Digital Interaktif Berbasis EPUB 3.0

AKURAT.CO Arasoft, edutech asal Korea Selatan bersama dengan Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menggelar workshop penyusunan Buku Digitalisasi Interaktif.
Tujuannya adalah mendorong guru PAUD agar menjadi pencipta konten digital berbasis EPUB 3.0. Para peserta dilatih untuk menghasilkan buku digital interaktif berbasis EPUB 3.0 yang dilengkapi dengan audio, ilustrasi animasi, dan kuis sederhana sebagai media pembelajaran anak usia dini.
Widyaprada Ahli Utama, Direktorat PAUD pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Djajeng Baskoro menyebut bahwa pembelajaran digital untuk anak usia dini dinilai sangat penting.
Menurutnya, guru PAUD harus adaptif dan menciptakan konten digital agar anak bisa lebih menyenangkan dalam belajar. "Workshop ini menempatkan guru PAUD sebagai pencipta konten digital. Dengan kreativitas dan teknologi, kita membangun ekosistem pembelajaran anak yang lebih relevan, adaptif, dan menyenangkan," kata Djajeng di Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Baca Juga: Arasoft dan Kemendikdasmen Latih Guru SMA Bikin eBook Interaktif Standar Global
Dia juga menjelaskan program workshop itu merupakan bagian dari inisiatif nasional Kemendikdasmen dalam rangka mendorong transformasi pendidikan dasar melalui integrasi teknologi digital, terutama dalam pengembangan buku pelajaran yang interaktif dan berstandar global.
Pelatihan ini, kata Djajeng juga didukung secara teknis oleh National IT Industry Promotion Agency (NIPA) dari Korea Selatan yang berperan sebagai fasilitator kerja sama antar negara dalam bidang industri teknologi informasi dan komunikasi.
"Workshop ini sejalan dengan agenda prioritas Kemendikdasmen dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berdaya saing global, melalui program strategis seperti Wajib Belajar 13 Tahun, penguatan karakter, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, literasi-numerasi berbasis teknologi abad ke-21, pemenuhan sarana pembelajaran digital, serta pengembangan bahasa dan sastra," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pembelajaran dan Penilaian, Direktorat PAUD, Mareta Wahyuni mengatakan bahwa pelatihan intensif ini menjadi ajang strategis dalam memperkuat kapasitas guru PAUD dalam memproduksi konten pembelajaran digital yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Menurutnya, melalui pendekatan aplikatif dan sistematis, kegiatan ini memfasilitasi guru agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta utama materi ajar digital yang menyenangkan, interaktif, dan berstandar global.
"Program ini sejalan dengan agenda prioritas Kemendikdasmen untuk membangun ekosistem pembelajaran anak usia dini yang menyenangkan, merata, dan berdaya saing di era digital," tutur Mareta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








