Bandara Trunojoyo Sumenep Kembali Hidup, Wings Air Layani Rute Surabaya-Sumenep
Dedi Hidayat | 12 Oktober 2025, 18:11 WIB

AKURAT.CO Bandar Udara Trunojoyo Sumenep kembali melakukan aktivitas dengan beroperasinya penerbangan komersial perdana Wings Air rute Surabaya – Sumenep.
Kehadiran layanan ini disambut antusias oleh masyarakat, pelaku usaha, dan pemerintah daerah yang telah lama menantikan konektivitas udara reguler ke wilayah Madura.
Kepala Kantor Unit Pentelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo, Falatehan Hasudungan, mengatakan penerbangan Wings Air akan beroperasi dua kali dalam seminggu, setiap Senin dan Jumat, menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas sekitar 70 penumpang.
“Rute ini merupakan hasil dari koordinasi panjang antara berbagai pihak, dan kami berharap dapat terus berjalan berkelanjutan. Dengan adanya penerbangan ini, mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Sumenep menjadi jauh lebih mudah,” kata Falatehan, Minggu (12/10/2025).
Kepala Kantor Unit Pentelenggara Bandar Udara (UPBU) Trunojoyo, Falatehan Hasudungan, mengatakan penerbangan Wings Air akan beroperasi dua kali dalam seminggu, setiap Senin dan Jumat, menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas sekitar 70 penumpang.
“Rute ini merupakan hasil dari koordinasi panjang antara berbagai pihak, dan kami berharap dapat terus berjalan berkelanjutan. Dengan adanya penerbangan ini, mobilitas masyarakat dan wisatawan menuju Sumenep menjadi jauh lebih mudah,” kata Falatehan, Minggu (12/10/2025).
Baca Juga: Profil Anggota DPRD Sumut Megawati Zebua, Viral Usai Cekcok dengan Pramugari Wings Air
Berdasarkan jadwal, penerbangan Wings Air dari Surabaya berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba di Sumenep sekitar 12.35 WIB, sedangkan penerbangan dari Sumenep menuju Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 13.05 WIB dan tiba sekitar 13.40 WIB.
Harga tiket ditetapkan sepenuhnya oleh pihak maskapai sebagai layanan komersial tanpa subsidi, dengan kisaran Rp700.000 per penumpang. Falatehan menambahkan, hadirnya Wings Air diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat konektivitas udara Pulau Madura dengan kota-kota besar di Indonesia.
“Kami optimistis rute ini akan meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah, terutama karena Sumenep memiliki destinasi unggulan seperti Pantai Lombang, Gili Iyang, Gili Labak, serta kawasan wisata religi dan budaya,” jelasnya.
Penerbangan ini juga menjadi momentum penting bagi Bandar Udara Trunojoyo yang selama beberapa tahun terakhir fokus melakukan peningkatan fasilitas dan layanan. Dengan panjang landasan pacu 1.600 meter dan lebar 30 meter, bandara ini kini siap melayani penerbangan pesawat turboprop secara optimal.
"Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik beroperasinya kembali penerbangan reguler ini. Kehadiran Wings Air diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar arus logistik, serta memperkuat daya tarik investasi di sektor pariwisata dan perdagangan," ucap Falatehan.
Dengan dibukanya rute Surabaya – Sumenep ini, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Rute ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi penerbangan lanjutan ke berbagai kota lain di Indonesia melalui Bandara Juanda Surabaya.
Berdasarkan jadwal, penerbangan Wings Air dari Surabaya berangkat pukul 12.00 WIB dan tiba di Sumenep sekitar 12.35 WIB, sedangkan penerbangan dari Sumenep menuju Surabaya dijadwalkan berangkat pukul 13.05 WIB dan tiba sekitar 13.40 WIB.
Harga tiket ditetapkan sepenuhnya oleh pihak maskapai sebagai layanan komersial tanpa subsidi, dengan kisaran Rp700.000 per penumpang. Falatehan menambahkan, hadirnya Wings Air diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat konektivitas udara Pulau Madura dengan kota-kota besar di Indonesia.
“Kami optimistis rute ini akan meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata daerah, terutama karena Sumenep memiliki destinasi unggulan seperti Pantai Lombang, Gili Iyang, Gili Labak, serta kawasan wisata religi dan budaya,” jelasnya.
Penerbangan ini juga menjadi momentum penting bagi Bandar Udara Trunojoyo yang selama beberapa tahun terakhir fokus melakukan peningkatan fasilitas dan layanan. Dengan panjang landasan pacu 1.600 meter dan lebar 30 meter, bandara ini kini siap melayani penerbangan pesawat turboprop secara optimal.
"Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik beroperasinya kembali penerbangan reguler ini. Kehadiran Wings Air diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, memperlancar arus logistik, serta memperkuat daya tarik investasi di sektor pariwisata dan perdagangan," ucap Falatehan.
Dengan dibukanya rute Surabaya – Sumenep ini, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman. Rute ini diharapkan menjadi pintu pembuka bagi penerbangan lanjutan ke berbagai kota lain di Indonesia melalui Bandara Juanda Surabaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








