Dorong Kemandirian Pangan Nasional, Pupuk Indonesia Luncurkan FertInnovation Challenge 2025

AKURAT.CO PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Indonesia Agrichemical Research Institute (IARI) kembali menghadirkan FertInnovation Challenge 2025, sebuah ajang inovasi untuk mendorong peningkatan produksi pertanian nasional sekaligus memperkuat kemandirian pangan Indonesia.
Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan, perusahaan terus berkomitmen menciptakan ekosistem inovasi yang kolaboratif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, Pupuk Indonesia membuka ruang bagi talenta muda, peneliti, startup, dan profesional untuk berinovasi menjawab tantangan di sektor pupuk dan pertanian.
“Pemerintah telah menetapkan target swasembada pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Karena itu, Pupuk Indonesia memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para inovator untuk berkontribusi melalui ide riset dan teknologi di bidang pertanian dan pangan,” ujar Rahmad dalam peluncuran FertInnovation Challenge 2025 di Jakarta, dikutip pada Selasa (14/10/2025).
Rahmad menjelaskan, swasembada pangan menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah pada 2025.
Hal ini tercermin dari peningkatan alokasi anggaran sektor pangan serta penyusunan Rencana Pangan Nasional 2025–2029.
Pemerintah juga memperkuat intervensi melalui program cetak sawah baru dan ekspansi lahan tanam guna memperkuat ketahanan pangan domestik.
Baca Juga: Gerakan Rakyat Bantah Tuduhan PSI, Tegaskan TGUPP Bukan Bagi-bagi Jabatan
“FertInnovation Challenge 2025 hadir sebagai wadah untuk menciptakan ide-ide inovatif yang mendukung produksi, efisiensi, dan keberlanjutan sistem pangan nasional,” imbuh Rahmad.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi ide, tetapi berkembang menjadi ekosistem inovasi berkelanjutan yang mampu mendorong efisiensi, memperkuat daya saing industri pupuk, serta menjaga relevansi Indonesia dalam menghadapi dinamika global.
“Melalui FertInnovation Challenge 2025, kita pastikan inovasi memberi kontribusi nyata untuk masa depan pangan dan industri Indonesia,” tegas Rahmad.
Empat Kategori Strategis
Tahun ini, FertInnovation Challenge 2025 mengusung tema “Cultivating Innovation, Achieving Food Self-Sufficiency”dan menghadirkan empat kategori strategis, yaitu:
-
Precision Agriculture & Digital Farming
-
Climate-Resilient & Sustainable Fertilizer
-
AI-Driven Agri Supply Chain
-
Process & Plant Engineering
Pendaftaran dibuka mulai 6 Oktober hingga 20 November 2025. Keempat kategori tersebut dirancang untuk menjawab tantangan utama sektor pertanian, mulai dari penerapan teknologi digital (AI, IoT, sensor), transformasi proses produksi pupuk, hingga efisiensi rantai pasok yang ramah lingkungan.
Pupuk Indonesia meyakini bahwa inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan kesiapan teknologi akan menjadi kunci percepatan transisi menuju pertanian modern dan berkelanjutan.
Tahapan seleksi akan dimulai dari Top 1.000 peserta, kemudian disaring menjadi Top 10 yang berhak maju ke tahap Final Pitching.
Pemenang akan diumumkan dalam Awarding FertInnovation Challenge 2025 yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025.
Ide-ide terbaik nantinya akan dievaluasi dan dikembangkan lebih lanjut dalam program inkubasi Pupuk Indonesia Grup untuk potensi komersialisasi.
Selain hadiah menarik, para pemenang juga akan memperoleh akses mentoring dan coaching, kesempatan magang, serta peluang kolaborasi langsung dengan Pupuk Indonesia.
Sejak pertama kali digelar pada 2021, FertInnovation Challenge telah menjaring lebih dari 1.300 ide inovasi dan melibatkan 37 institusi serta mitra strategis, menjadikannya salah satu platform inovasi paling bergengsi di sektor pertanian Indonesia.
Baca Juga: SEA Games: Berburu Emas, Timnas Basket Putra Rampungkan Skuad dan Siap Try Out ke Australia
Informasi lengkap dan pendaftaran dapat diakses melalui: Situs resmi: www.fertinnovation.sustagri.id dan Media sosial resmi Pupuk Indonesia (@pt.pupukindonesia) dan @fertinnovationid di Instagram & TikTok.
“Melalui ajang ini, kami mengajak seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif demi terus melahirkan inovasi berkelanjutan bagi Indonesia yang lebih maju,” tutup Rahmad.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









