Cari Penyebab Musibah, Freeport Teliti Kembali Lokasi Longsor

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan telah menerima laporan PT Freeport Indonesia (PTFI) terkait dengan evaluasi pasca adanya longsor di tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC).
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menyebut dalam laporan tersebut terdapat pihak PTFI masih melalukan penelitian di tempat terjadinya longsor.
“Freeport sekarang untuk pasca kecelakaan kemarin, musibah. Saya sudah laporan semalam dari Freeport. Bahwa lokasi itu sekarang masih dalam penelitian kembali. Penyebab musibahnya apa,” kata Bahlil saat ditemui di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (24/10/2025).
Menurut Bahlil, kegiatan di area lain yang tidak terdampak kecelakaan juga masih dibatasi sambil dilakukan pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan keselamatan kerja.
Baca Juga: Kementerian ESDM Masih Lakukan Audit Pasca Longsor, Tambang PTFI Belum Beroperasi
Akan tetapi, Bahlil menyebut secara keseluruhan operasi tambang Freeport saat ini masih belum beroperasi.
“Agar produksinya bisa kita cek. Kalau memang sudah bisa, kita lakukan. Kalau belum, kita lakukan perbaikannya.Totalnya masih off,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa evaluasi awal terhadap kejadian tersebut sudah dilakukan oleh pihak Freeport.
“Ini kan sudah selesai ya. Evaluasinya untuk internal dianya. Nah kemudian mereka nanti propose untuk paparan di kita. Kita kan harus cukup confident bahwa kejadian serupa tidak akan terjadi lagi,” ucap Tri.
Kronologi Longsor
Adapun, pada Senin malam, 8 September 2025, sekitar pukul 22.00 WIT, terjadi aliran material basah dalam jumlah besar di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Papua.
Peristiwa ini mengakibatkan tertutupnya akses ke sejumlah area tambang serta membatasi jalur evakuasi bagi tujuh pekerja kontraktor.
Lokasi para pekerja yang terjebak telah teridentifikasi, dan mereka diyakini dalam kondisi aman. Saat ini, tim di lapangan fokus melakukan pembersihan akses untuk membuka jalur evakuasi secepat dan seaman mungkin.
Selain itu, kebutuhan logistik bagi pekerja yang terdampak turut disalurkan secara berkelanjutan.
Operasi tambang Grasberg sementara dihentikan untuk memprioritaskan penanganan insiden dan evakuasi pekerja. Pihak perusahaan memastikan bahwa seluruh pekerja lainnya berada dalam kondisi aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







