Pertamina Berpeluang Gantikan Harbour Energy di Blok Tuna

AKURAT.CO Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendorong PT Pertamina (Persero) untuk menggantikan Harbour Energy Group di Blok Tuna.
Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto mengatakan bahwa Harbour memang sudah menyatakan keinginannya untuk mengalihkan atau farm-out atas partisipasi mereka di Blok Tuna.
Sehingga, Djoko berharap PT Pertamina dapat mengantikan Harbour di Blok Tuna untuk mendampingi BUMN asal Rusia Zarubezhneft.
Baca Juga: Hadiri ADIPEC, SKK Migas Dorong Investasi CCS CCUS
“Harbour keputusannya ingin mem-farm-out, keluar lah. Nah sekarang dalam proses tender-nya oleh harbour. Siapa yang akan masuk. Kita berharap ada Pertamina di situ. Ada perusahaan nasional,” kata Djoko di Komplek Parlemen Senayan dikutip, Rabu (12/11/2025).
Lebih lanjut, Djoko menyampaikan bahwa sudah ada pembicaraan dengan Pertamina terkait dengan kesempatan ini dan Djoko berharap keputusan pengganti Harbour di Blok Tuna.
“Sudah (open data)saya minta November ini selesai, selesai keputusan Harbournya setelah itu siapa ambil alih),” tutur Djoko.
Adapun, saat ditemui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam pengelolaan Blok Tuna, salah satu wilayah kerja migas potensial di Indonesia.
Simon mengatakan bahwa keterlibatan Pertamina dalam proyek-proyek seperti Blok Tuna sejalan dengan misi perusahaan untuk terus meningkatkan produksi dan lifting minyak nasional.
“Tentunya kan salah satu tugasnya untuk meningkatkan produksi, meningkatkan lifting Jadi kalau ada opportunity untuk kita bisa meningkatkan lifting, tentunya akan kita dorong,” ujar Simon.
Baca Juga: Lewat Raker SKK Migas, PT Sinar Prapanca Tekankan Peran Masyarakat
Simon menegaskan bahwa setiap langkah yang diambil Pertamina akan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk kepatuhan terhadap regulasi dan prosedur pemerintah.
Lebih lanjut, Simon menegaskan bahwa Pertamina terbuka terhadap peluang yang dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan produksi migas nasional.
“Tapi intinya selama bisa meningkatkan produksi tentunya kita sambut dengan baik,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









