Pertamina EP Lakukan Pengeboran Onshore CwD Terdalam di Indonesia

AKURAT.CO PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil melakukan pengeboran onshore terdalam menggunakan teknik Casing while Drilling (CwD). Tim Drilling and Well Intervention (DWI) PEP Zona 4 berhasil melakukan pengeboran dengan kedalaman 769,38 meter di wilayah kerja PEP Adera Field.
Pencapaian ini menjadi pengeboran dengan teknik CwD terdalam di Indonesia. Sebelumnya, rekor pengeboran CwD terdalam dipegang PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) di wilayah kerja PHSS Semberah dengan kedalaman 766 meter.
“Metode CwD memberi nilai tambah signifikan bagi perusahaan dan negara. Kami dapat bekerja lebih cepat, lebih aman, dan dengan biaya lebih efisien tanpa mengorbankan integritas dan keselamatan,” kata General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).
Adapun, CwD memungkinkan proses pengeboran dan pemasangan pipa pelindung (casing) dilakukan secara bersamaan. Metode ini menggantikan cara konvensional yang selama ini dilakukan secara terpisah.
Baca Juga: Pertamina EP Jambi Catat Produksi 1.243 BOPD dari Sumur PPS-020
Teknik CwD tak hanya menghasilkan pengeboran yang lebih dalam, tetapi juga memangkas waktu pengeboran hingga 30–40 persen, menekan potensi kehilangan sirkulasi lumpur (lost circulation), serta meningkatkan stabilitas lubang bor.
Penerapan teknologi CwD ini menjadi bukti nyata dukungan Pertamina terhadap agenda pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia, terutama dalam transformasi ekonomi berbasis nilai tambah dan industri hijau.
Teknologi CwD menekan penggunaan energi dan material bor, mendukung operasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Selain itu, efisiensi waktu pengeboran berkontribusi langsung pada peningkatan produksi migas domestik, mempercepat pasokan energi nasional, serta mengurangi ketergantungan impor.
Terobosan teknologi pengeboran ini menjadi simbol kemajuan efisiensi, keselamatan, dan inovasi sektor hulu migas nasional. Melalui keberhasilan operasi CwD terdalam di Indonesia ini, PEP Zona 4 menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam menjaga kemandirian energi nasional.
Langkah ini menandai babak baru dalam transformasi teknologi hulu migas Pertamina yang efisien, aman, dan berkelanjutan-sejalan dengan semangat Energi untuk Negeri. Bagi PEP Zona 4, penerapan CwD bukan sekadar uji coba teknologi, melainkan strategi efisiensi operasional dan keselamatan kerja jangka panjang.
Seluruh tahapan operasi CwD dilaksanakan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang ketat. Hasilnya, operasi ini berhasil mencapai zero accident, sebuah pencapaian penting di tengah kondisi geologi yang kompleks dan tekanan waktu proyek yang tinggi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








