Sepanjang 2025, Penumpang Whoosh Tembus 6,2 Juta Orang

AKURAT.CO PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, sepanjang periode Januari–Desember 2025, Whoosh melayani 6,2 juta penumpang. Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang baik dibandingkan volume penumpang tahun 2024 yang melayani 6 juta penumpang.
Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta cepat Whoosh sebagai moda transportasi andalan antarkota.
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa menyampaikan bahwa tren pertumbuhan penumpang yang konsisten sepanjang 2025 menjadi indikator kuat keberhasilan penguatan layanan dan mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap Whoosh.
Baca Juga: Arus Balik Libur Akhir Tahun, KCIC: 11 Ribu Tiket Whoosh Terjual Hari Ini
“Sepanjang 2025 kami melihat pertumbuhan volume penumpang yang positif dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa Whoosh semakin diterima masyarakat sebagai solusi perjalanan yang cepat, aman, dan andal,” kata Eva dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Dari sisi operasional harian, puncak volume penumpang terjadi pada 27 Juni 2025, dengan total 26.770 penumpang dalam satu hari. Lonjakan ini terutama dipengaruhi oleh tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur dan meningkatnya penggunaan Whoosh untuk perjalanan bisnis maupun wisata.
Berdasarkan data volume keberangkatan per stasiun sepanjang 2025, Stasiun Halim menjadi stasiun keberangkatan terpadat dengan melayani lebih dari 3,1 juta penumpang
Kemudian, Stasiun Padalarang dengan 2,2 juta penumpang, Stasiun Tegalluar 750 ribu penumpang, dan Stasiun Karawang lebih dari 135 ribu penumpang.
“Distribusi ini mencerminkan peran strategis setiap stasiun dalam mendukung konektivitas kawasan Jakarta–Bandung dan sekitarnya,” ucap Eva.
Baca Juga: Angkutan Nataru 2026, KCIC Operasikan 1.098 Perjalanan Whoosh
Eva menyampaikan bahwa epanjang 2025, KCIC juga menghadirkan berbagai inovasi untuk meningkatkan pengalaman penumpang.
Inovasi tersebut meliputi peluncuran Whoosh Official Merchandise, Frequent Whoosher Card skema baru, kebijakan reschedule hingga 15 menit setelah jadwal keberangkatan, water station, penyediaan layanan porter, penambahan tenant di stasiun, penguatan konektivitas intermoda, serta peningkatan jumlah perjalanan harian dari 48 menjadi 62 perjalanan.
“Melalui capaian kinerja dan inovasi berkelanjutan tersebut, KCIC menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan Whoosh serta mendukung mobilitas masyarakat yang efisien dan berkelanjutan di Indonesia.” tutur Eva.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









