Legislator Ingatkan Tantangan Pasca Swasembada Beras Nasional

AKURAT.CO Capaian swasembada beras dalam waktu satu tahun mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Namun demikian, DPR menegaskan bahwa tantangan utama ke depan bukan hanya mencapai swasembada, melainkan memastikan keberlanjutannya dalam jangka panjang.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Gerindra, Endang S Tohari, menilai keberhasilan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi sektor pertanian nasional. Ia menekankan perlunya kebijakan lanjutan agar capaian swasembada beras tidak bersifat sesaat.
Baca Juga: Kebut Padat Karya Pertanian, Amran: Petani Peroleh Pendapatan Selama Proses Pemulihan
Menurut Endang, keberhasilan Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menunjukkan bahwa modernisasi pertanian dan pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan produktivitas secara signifikan.
Program seperti optimalisasi lahan, percepatan tanam, serta teknologi pompanisasi dinilai telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi padi nasional.
“Kebijakan yang dijalankan Kementan kini terbukti mampu mendongkrak produktivitas dan menjaga ketersediaan beras nasional,” kata Endang, dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (18/1/2026).
Meski demikian, Endang menekankan pentingnya aspek regenerasi petani sebagai faktor penentu keberlanjutan swasembada beras.
Menurutnya, minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian harus terus didorong melalui pendekatan teknologi, akses pembiayaan, dan peningkatan kesejahteraan petani.
Baca Juga: Danau Kemiri Pagardewa CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33 Persen
DPR mendorong Kementan untuk memperluas program yang menyasar petani milenial agar sektor pertanian tidak kehilangan tenaga produktif.
Modernisasi alat pertanian, pemanfaatan teknologi digital, serta kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor pertanian dinilai dapat meningkatkan daya tarik sektor ini bagi generasi muda.
Selain itu, DPR juga menekankan pentingnya perlindungan bagi petani agar mereka memiliki kepastian usaha dan pendapatan. Perlindungan tersebut dinilai menjadi kunci agar petani dapat terus berproduksi secara berkelanjutan.
Dengan dukungan kebijakan yang konsisten dan penguatan regenerasi petani, DPR RI optimistis swasembada beras dapat dipertahankan sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dalam menghadapi tantangan di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








