Akurat
Pemprov Sumsel

Puncak Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Pastikan Stok BBM di Tol Jabar Selatan

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 25 Maret 2026, 15:00 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2026, BPH Migas Pastikan Stok BBM di Tol Jabar Selatan
Ilustrasi stok BBM

AKURAT.CO Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengungkapkan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) ruas tol Jawa Barat bagian selatan tersedia dan memadai jelang puncak arus balik. 

Hal ini disampaikan Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas usai memantau langsung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 149B dan SPBU 125B yang berada di ruas tol Padalarang – Cileunyi (Padaleunyi), Bandung Barat.

Wahyudi menjelaskan, dua SPBU ini berada di lokasi yang strategis karena menghubungkan bagian selatan Jawa Barat dengan kota Bandung dan Jakarta. Masyarakat dapat melakukan pengisian BBM dan beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan ke kota tujuan.

Baca Juga: Kenaikan BBM di Asia Tenggara: Thailand, Vietnam, Singapura, Malaysia, dan Situasi di Indonesia

“Kedua SPBU ini cukup luas dan nyaman. Merupakan SPBU transit bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pada arus balik ini, baik dari wilayah Garut, Tasikmalaya serta jawa wilayah selatan yang melakukan perjalanan, baik itu arah Bandung maupun Jakarta. Semua produk BBM tersedia,” kata Wahyudi dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026)

Berdasarkan pemantauan, sepanjang periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 terlihat adanya kenaikan konsumsi BBM di dua SPBU tersebut. Diketahui untuk BBM jenis Pertalite dan Pertamax mengalami kenaikan rata-rata sekitar 5-10%.

“Sementara untuk layanan Biosolar, terjadi penurunan konsumsi sekitar 30%, mengingat adanya pembatasan beroperasinya kendaraan besar roda enam atau tiga sumbu ke atas pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran,” tambahnya.

Wahyudi menjelaskan, sejak periode arus mudik hingga arus balik Hari Raya, Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan SPBU Kantong berupa mobil tangki yang bersiaga penuh untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM di tengah tingginya mobilitas masyarakat.

Selain memastikan pasokan BBM, Wahyudi yang didampingi Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman juga melakukan juga uji mutu dan volume BBM yang keluar dari nozzle di SPBU melalui uji berat jenis (densitas).  Hasil yang didapatkan, ukuran dan kualitas BBM telah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

“Sudah dilakukan uji ukur, Alhamdulillah masyarakat pasti mendapatkan BBM per liternya sesuai dengan toleransi yang ditetapkan oleh Pertamina Patra Niaga maupun oleh Metrologi,” ujar Wahyudi.

Untuk menjaga kenyamanan selama perjalanan, pengendara juga disarankan memperkirakan kebutuhan pengisian BBM sesuai dengan jarak tempuh sebelum memulai perjalanan. 

Langkah ini, kata Wahyudi penting agar perjalanan arus balik menuju kota tujuan dapat berlangsung lebih lancar.

“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan arus balik, seyogyanya mengisi BBM secukupnya dan menghindari daerah yang berpotensi rawan kemacetan sehingga perjalannnya lancar, aman dan tenang,” tuturnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.