KESDM Minta K3S Prioritaskan Minyak untuk Kilang Dalam Negeri

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginstruksikan seluruh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk memprioritaskan penjualan minyak mentah ke pasar domestik dibandingkan ekspor.
Langkah ini ditempuh untuk memperkuat pasokan bahan baku kilang nasional sekaligus mendukung ketahanan energi dalam negeri.
Sekretaris Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Sesditjen Migas), Muhammad Rizwi Jilanisaf Hisjam mengatakan, pemerintah telah meminta seluruh KKKS agar mengutamakan kebutuhan domestik atas seluruh produksi crude oil yang dihasilkan di Indonesia.
Baca Juga: Presiden Prabowo Keliling ke Banyak Negara untuk Amankan Minyak, Bukan Senang-senang
“Untuk minyak atau minyak mentah atau crude oil, kami telah mengunstruksikan kepada seluruh K3S agar mengutamakan pasokan dalam negeri daripada ekspor,” kata Rizwi saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI dikutip, Kamis (9/4/2026).
Rizwi menambahkan, minyak mentah hasil produksi domestik diupayakan seluruhnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk kilang minyak di dalam negeri.
“Artinya, crude produksi yang diproduksi dalam negeri diupayakan untuk seluruhnya dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk kilang minyak di dalam negeri,” tambah.
Ditempat yang sama, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), Djoko Siswanto menegaskan bahwa instruksi tersebut merupakan arahan langsung dari Pemerintah.
Saat ini, kata Djoko seluruh produksi minyak bumi dari porsi KKKS telah dikonfirmasi dapat dijual dan diolah di kilang dalam negeri.
“Sesuai dengan instruksi pemerintah melalui Ditjen Migas dan SKK Migas, seluruh produksi minyak bumi yang bagian KKKS sudah konfirmasi dapat dijual, diolah di kilang dalam negeri,” tutur Djoko.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








