IPC TPK Jambi Catat Pertumbuhan Arus Peti Kemas 22,5 Persen di Maret 2026

AKURAT.CO Arus peti kemas di IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret 2026, seiring meningkatnya aktivitas distribusi barang menjelang Hari Raya Idulfitri. Volume throughput tercatat naik 22,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data operasional, arus peti kemas IPC TPK Area Jambi mencapai 2.775 TEUs pada Maret 2026, meningkat dari 2.265 TEUs pada Maret 2025.
Lonjakan ini mencerminkan meningkatnya mobilitas logistik di wilayah Jambi, baik untuk kebutuhan konsumsi domestik maupun distribusi komoditas.
Baca Juga: IPC TPK Optimalkan Layanan, Catat 850 Ribu TEUs di Kuartal I-2026
Penguatan kinerja ini juga sejalan dengan kondisi perdagangan luar negeri Provinsi Jambi yang tetap solid. Pada Januari 2026, nilai ekspor Jambi tercatat sebesar USD152,92 juta, jauh melampaui impor yang sebesar USD11,16 juta, sehingga mencatatkan surplus neraca perdagangan yang signifikan.
Struktur ekspor Jambi yang didominasi oleh sektor industri dan komoditas unggulan seperti turunan kelapa sawit, karet, serta produk kehutanan turut mendorong tingginya aktivitas logistik di wilayah tersebut.
Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan layanan.
"Pertumbuhan ini mencerminkan upaya kami dalam memastikan operasional yang andal, mempercepat layanan bongkar muat, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.
Secara operasional, peningkatan arus peti kemas pada Maret didorong oleh lonjakan volume petikemas domestik. Distribusi komoditas semen mengalami peningkatan seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur di wilayah Jambi.
Selain itu, pengiriman kebutuhan pokok seperti beras, tepung, serta makanan dan minuman juga meningkat, sejalan dengan naiknya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
Di sisi lain, tren impor yang didominasi oleh mesin dan peralatan industri menunjukkan adanya aktivitas produksi dan pembangunan yang tetap tumbuh. Hal ini turut berkontribusi pada meningkatnya kebutuhan layanan logistik yang efisien dan andal.
Untuk menjaga momentum tersebut, IPC TPK Area Jambi terus memperkuat kesiapan operasional melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta pemeliharaan dan optimalisasi peralatan bongkar muat. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh aktivitas terminal berjalan lancar, aman, dan sesuai standar layanan.
"Kami memandang terminal petikemas Jambi bukan hanya sebagai titik bongkar muat, tetapi sebagai enabler pertumbuhan ekonomi. Dengan kesiapan layanan yang terus kami tingkatkan, kami optimistis dapat mendukung kelancaran arus logistik sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional," tutur Wedhar.
PT IPC Terminal Petikemas atau IPC TPK merupakan operator terminal yang memberikan pelayanan petikemas dengan sistem jaringan yang terintegrasi antar pelabuhan dan dikelola secara professional. IPC TPK adalah salah satu anak usaha Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.
PT IPC Terminal Petikemas beroperasi di 6 (enam) area kerja yaitu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta; Pelabuhan Pontianak, Kalimantan Barat; Pelabuhan Panjang, Lampung; Pelabuhan. Palembang, Palembang; Pelabuhan Teluk Bayur, Padang; dan Pelabuhan Jambi, Jambi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









