Akurat Logo

DPM Dorong Ekonomi Lokal Lewat Kakao, Durian, dan Kopi

Andi Syafriadi | 26 April 2026, 19:10 WIB
DPM Dorong Ekonomi Lokal Lewat Kakao, Durian, dan Kopi
PT Dairi Prima Mineral luncurkan program penguatan ekonomi lokal berbasis kakao, durian, dan kopi guna tingkatkan kesejahteraan petani di Dairi.

AKURAT.CO PT Dairi Prima Mineral meluncurkan program Penguatan Ekonomi Lokal sebagai bagian dari komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah lingkar operasional.

Program ini berfokus pada penguatan budidaya kakao dan durian serta hilirisasi kopi berkelanjutan. Inisiatif tersebut dirancang untuk mengoptimalkan potensi agribisnis unggulan di Sidikalang dan sekitarnya, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi Robusta berkualitas tinggi, sekaligus memiliki potensi besar pada komoditas kakao dan durian.

Pelaksanaan program mencakup desa-desa di sekitar wilayah tambang, serta terbuka bagi wilayah lain di Kabupaten Dairi yang memiliki potensi serupa.

Baca Juga: Persiapan Berangkat ke China, 6 Siswa Penerima Beasiswa PT Dairi Prima Mineral Angkatan ke-4 Jalani Proses Pembekalan

Program Penguatan Ekonomi Lokal mengusung pendekatan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Pada tahap budidaya, perusahaan mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas melalui penerapan praktik pertanian yang baik atau Good Agricultural Practices (GAP). Selain itu, dilakukan diversifikasi komoditas untuk memperkuat ketahanan ekonomi petani.

Di sisi hilir, program ini juga menekankan peningkatan nilai tambah melalui pengolahan pascapanen dan pengembangan produk turunan. Upaya tersebut didukung dengan penguatan akses pasar agar produk petani mampu bersaing di rantai pasok nasional hingga pasar premium.

Chief Legal & External Dairi Prima Mineral, Radianto Airfin, mengatakan bahwa program ini dilaksanakan melalui sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari dinas pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah desa, kelompok tani, hingga mitra ahli.

Sebanyak 47 petani dari kelompok kopi, kakao, dan durian menjadi penerima manfaat pada tahap awal. Mereka dipilih dari sekitar 200 peserta program berdasarkan komitmen yang telah ditunjukkan sepanjang 2025.

“Para peserta mendapatkan pelatihan intensif terkait budidaya dan pengendalian hama, serta didukung sarana produksi seperti pupuk dan vitamin tanaman,” ujar Radianto.

Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memberikan dampak positif bagi petani.

“Ini merupakan komitmen berkelanjutan perusahaan dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian dan pertambangan dapat tumbuh berdampingan dan sama-sama memberikan manfaat ekonomi,” kata dia.

Baca Juga: Pemangku Hak Ulayat dan Masyarakat Lingkar Tambang Dukung Investasi PT Dairi Prima Mineral

Dalam jangka pendek, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan memperkuat ketahanan rumah tangga petani. Sementara dalam jangka panjang, program diharapkan dapat mendorong transformasi ekonomi berbasis agribisnis berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengurangi ketergantungan terhadap sektor ekstraktif.

Selain itu, program ini juga diharapkan memperkuat daya saing wilayah sebagai pusat agribisnis unggulan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi berbasis komoditas premium.

Program tersebut selaras dengan kebijakan pemerintah, termasuk Keputusan Menteri ESDM Nomor 1824 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta Tujuan 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.