Akurat Logo

Gandeng EOG Resources, Pertamina Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 7 Mei 2026, 09:30 WIB
Gandeng EOG Resources, Pertamina Dorong Pengembangan Migas Non-Konvensional
Pertamina jajaki penguatan kerja sama dengan EOG Resources untuk kembangkan migas non-konvensional melalui teknologi fracking dan drilling modern.

AKURAT.CO Pertamina menjajaki penguatan kerja sama dengan perusahaan migas asal Amerika EOG Resources sebagai langkah lanjutan atas kolaborasi yang telah terjalin, guna mendorong peningkatan produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional.

Kerja sama ini ditandai dengan pertemuan antara Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, dengan jajaran pimpinan EOG Resources, Joe Korenek (President EOG International dan Vice President International) serta Jonathan Chung (Director Business Development International)

Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan peluang pengembangan lanjutan dari kerja sama yang telah berjalan, khususnya pada pengembangan reservoir non-konvensional di Indonesia.

Baca Juga: Kementerian ESDM Sebut Pembelian Solar SPBU Swasta Lewat Pertamina Sudah Berlaku

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak mengeksplorasi potensi penguatan kolaborasi teknologi untuk meningkatkan produktivitas reservoir, termasuk melalui penerapan teknologi multi-stage hydraulic fracturing, horizontal drilling, serta optimasi desain fraktur yang menjadi keunggulan EOG Resources.

Oki Muraza menyampaikan bahwa penguatan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan produksi migas nasional.

“Pertamina saat ini fokus pada pengembangan lapangan eksisting sekaligus mendorong pengembangan reservoir non-konvensional. Untuk itu, kami terus memperkuat kapabilitas, pengetahuan, dan penguasaan teknologi guna mendukung optimalisasi produksi secara berkelanjutan,” kata Oki dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Lebih lanjut, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perkembangan dukungan kebijakan yang tengah berproses di Indonesia untuk mempercepat pengembangan migas non-konvensional.

Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem investasi yang lebih menarik serta memberikan kepastian bagi implementasi teknologi di lapangan.

Baca Juga: Daftar Harga BBM Diesel Mei 2026 di Pertamina, BP, dan Vivo, Mana yang Paling Murah?

Sebagai perusahaan dengan pengalaman luas dalam pengembangan shale dan tight reservoir, EOG Resources dinilai memiliki kapabilitas yang relevan untuk mendukung upaya peningkatan produksi migas Indonesia melalui pendekatan berbasis teknologi dan efisiensi operasional.

Penjajakan penguatan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk mengakselerasi implementasi teknologi mutakhir dalam pengembangan reservoir non-konvensional, yang selama ini dikenal memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

Melalui kelanjutan kolaborasi ini, Pertamina berharap dapat mempercepat realisasi potensi sumber daya migas non-konvensional sebagai salah satu pilar baru dalam peningkatan produksi nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di masa depan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.