Kementerian ESDM Lelang 10 Wilayah Kerja Migas Pekan Ini, Simak Lokasinya

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bakal melelang 10 Wilayah Kerja (WK) migas baru pada tahun 2026. Adapun, lelang tersebut bakal dilakukan pada pekan ini.
Dirjen Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman menjelaskan, 10 WK migas tersebut merupakan bagian dari lelang gelombang I tahun 2026 dan berbeda dengan penawaran WK migas yang telah diumumkan pemerintah pada Maret 2025 lalu.
“Oh beda, kalau itu kan tahun 2025, ini yang gelombang 1 2026,” kata Laode di Kementerian ESDM, Senin (18/5/2026).
Baca Juga: Kementerian ESDM Menangkan PT Ormat Geothermal di Lelang WKP Telaga Ranu
Menurutnya, seluruh WK migas yang akan ditawarkan merupakan wilayah baru yang memiliki potensi sumber daya migas. Namun demikian, pemerintah belum merinci lokasi maupun nama blok yang akan dilelang.
Laode menegaskan pemerintah tidak mungkin menawarkan wilayah kerja tanpa potensi migas yang menjanjikan. “Ya tentu ada potensi, enggak mungkin kalau kita lelangkan enggak ada potensi, pasti ada,” ujarnya.
Rencananya, kata Laode pengumuman lelang 10 WK migas baru tersebut akan dilakukan dalam ajang IPA Conference and Exhibition 2026. “Pada IPA Conference, tanggal saya agak lupa pak, tanggal 20 kalau enggak salah ya, 20 Mei,” tutur Laode.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah terus berupaya memperkuat ketahanan energi nasional, salah satunya dengan upaya eksplorasi dan mendorong peningkatan produksi migas.
Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan pembukaan 10 area potensi blok migas baru yang telah selesai melalui tahap studi mendalam.
Direktur Jenderal Migas Laode Sulaeman di Kantor Ditjen Migas, Jakarta (2/3) menyampaikan bahwa 10 area ini merupakan bagian dari 110 area potensi yang telah dipetakan oleh Kementerian ESDM hingga Februari 2026.
Juga telah selesai dilakukan studi oleh Badan Geologi dan LEMIGAS sehingga memiliki kualias data yang lebih baik. Saat ini ada 10 area potensi blok migas baru yang telah selesai dilakukan studi oleh Badan Geologi dan LEMIGAS dibuka untuk calon investor.
Studi tersebut merupakan bagian dari peran aktif Pemerintah melalui Badan Gelologi dan LEMIGAS untuk meningkatkan kualitas data migas agar calon investor migas lebih tertarik utamanya dalam eksplorasi migas.
"10 area tersebut merupakan bagian dari 110 area potensi blok migas baru yang tempo hari dibuka oleh Kementerian ESDM secara luas," papar Laode.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









