Kajian LAPI ITB: Konektivitas Telkomsel Dorong Ekonomi Daerah

AKURAT.CO PT LAPI ITB merilis hasil kajian terbaru mengenai dampak sosial-ekonomi konektivitas digital di Indonesia.
Dalam kajian tersebut menunjukkan bahwa Telkomsel memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, pemberdayaan UMKM, serta pemerataan akses layanan digital nasional.
Kajian ini menggunakan pendekatan kombinasi analisis data ekonomi, model regresi, dan survei lapangan terhadap pelaku usaha untuk melihat keterkaitan antara perkembangan infrastruktur digital dan aktivitas sosial- ekonomi di berbagai wilayah.
Direktur Utama PT LAPI ITB, Yusmar Anggadinata menyampaikan, konektivitas digital saat ini telah berkembang melampaui fungsi dasarnya sebagai sarana komunikasi.
“Konektivitas tidak lagi hanya dipandang sebagai layanan, tetapi sebagai infrastruktur ekonomi yang memiliki keterkaitan langsung dengan produktivitas, inklusi, dan pertumbuhan sosial- ekonomi di berbagai daerah, "kata Yusmar Anggadinata dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Lebih lanjut, hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur Telkomsel memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan aktivitas ekonomi regional.
Secara estimatif, setiap penambahan satu BTS berkorelasi dengan peningkatan PDRB sebesar Rp76,19 miliar, sementara peningkatan penggunaan data sebesar 1 petabyte berkorelasi terhadap peningkatan PDRB sebesar Rp9,44 miliar.
Kontribusi sektor ini terhadap pendapatan negara juga signifikan, dengan estimasi mencapai Rp36,97 triliun pada tahun 2024.
Kajian ini juga menyoroti dampak konektivitas terhadap pelaku usaha, khususnya UMKM di wilayah non-perkotaan.
Survei menunjukkan bahwa adopsi layanan digital berkorelasi dengan peningkatan kinerja usaha, dengan rata-rata kenaikan omzet mencapai 32%, serta tingkat kepuasan pengguna yang tinggi hingga 92%.
“Temuan ini menunjukkan bahwa konektivitas digital berfungsi sebagai katalis dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku usaha lokal Internal,” ujar Yanuar
Baca Juga: KTT ASEAN 2026 Dorong Integrasi Ekonomi Digital Senilai RP32 Triliun di Tengah Tekanan Geopolitik
Peran Strategis di Wilayah 3T. Dalam aspek pemerataan, kajian ini menyoroti pentingnya Telkomsel dalam memperluas akses layanan digital di wilayah tertinggal.
Hingga tahun 2024, sekitar 92,4% BTS program BAKTI di wilayah 3T didukung oleh kontribusi dari operator nasional melalui skema USO, yang berperan dalam mengurangi kesenjangan akses digital.
Perluasan konektivitas ini memungkinkan masyarakat di wilayah tersebut untuk mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi yang sebelumnya terbatas.
“Kajian ini juga mencatat bahwa ekosistem Telkomsel memberikan dampak lanjutan terhadap penciptaan lapangan kerja. Melalui pendekatan analisis ekonomi, aktivitas sektor ini diperkirakan berkontribusi pada penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja, baik langsung maupun tidak langsung,” tutur Yanuar.
Di sisi lain, Tenaga Ahli Utama PT LAPI ITB, Ian Josef Matheus Edward menambahkan, kajian ini memberikan gambaran mengenai kontribusi konektivitas berdasarkan indikator yang terukur, namun tidak dimaksudkan untuk mengaitkan seluruh perubahan ekonomi kepada satu entitas tertentu.
“Oleh karena itu, interpretasi terhadap hasil kajian perlu dilakukan secara proporsional dan kontekstual," tambahnya.
PT LAPI ITB menegaskan bahwa hasil kajian ini merupakan estimasi yang disusun berdasarkan metodologi tertentu dan tidak dimaksudkan untuk mengatribusikan seluruh dampak ekonomi kepada satu pelaku industri.
Kajian ini juga tidak melakukan perbandingan antar operator, melainkan berfokus pada pemahaman peran konektivitas dalam ekosistem pembangunan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal




