Pertamina Drilling Gandeng SGN Garap Bisnis Rig Onshore-Offshore

AKURAT.CO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Schlumberger Geophysics Nusantara (SGN) di Tangerang.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua perusahaan dalam memperkuat kolaborasi penyediaan dan pengembangan jasa penunjang pengeboran migas, baik di dalam maupun luar negeri.
Melalui kesepakatan tersebut, Pertamina Drilling dan SGN sepakat memperluas sinergi bisnis di sektor onshore maupun offshore rig services.
Direktur Utama PT Pertamina Drilling Services Indonesia, Avep Disasmita mengatakan, kerja sama ini menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam memperkuat kapabilitas layanan dan memperluas pengembangan bisnis di industri energi.
Baca Juga: AI Jadi Andalan Pertamina Dongkrak Efisiensi Bisnis Energi
“Kolaborasi strategis dengan SGN merupakan langkah penting untuk memperkuat ekosistem layanan pengeboran yang terintegrasi dan berdaya saing tinggi. Kami percaya sinergi ini akan membuka peluang baru, meningkatkan efisiensi operasi, serta memberikan nilai tambah bagi industri migas nasional maupun global,” kata Avep dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026),
Avep menambahkan, Pertamina Drilling terus mendorong kolaborasi dengan berbagai mitra strategis guna mendukung transformasi bisnis dan peningkatan kualitas layanan perusahaan.
“Pertamina Drilling berkomitmen untuk terus berkembang sebagai world class energy services company dengan menghadirkan layanan yang inovatif, adaptif, dan mampu menjawab tantangan industri energi ke depan,” tambahnya.
Kerja sama dilakukan secara resiprokal untuk mendukung peningkatan kapabilitas, pengembangan peluang bisnis, serta penguatan kompetensi dan sumber daya masing-masing perusahaan.
Baca Juga: Viral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026, Pertamina: Tidak Benar
Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup berbagai layanan, mulai dari rig services, top drive, directional drilling, H2S safety monitoring, fishing and coring, penyediaan tenaga kerja, catering, reservoir stimulation and fracturing, plug and abandon, digital drilling and modelling, hingga inspeksi peralatan rig.
Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat daya saing industri jasa pengeboran nasional sekaligus mendukung peningkatan efisiensi dan optimalisasi operasi migas di tengah tantangan industri energi yang terus berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









