Pengamat: Pabrik Emas Gresik Jadi Penguat Kedaulatan Ekonomi RI

AKURAT.CO Langkah Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID membangun pabrik manufaktur emas logam mulia di Gresik dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat agenda hilirisasi mineral nasional sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dan memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia.
Peneliti Senior Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, mengatakan kebijakan hilirisasi di sektor mineral memiliki nilai strategis jangka panjang bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, selama puluhan tahun Indonesia terbiasa mengekspor bahan mentah demi memperoleh pemasukan cepat, namun pola pikir tersebut kini mulai berubah melalui kebijakan hilirisasi.
"Kebijakan hilirisasi di mineral tentu memiliki nilai strategis jangka panjang bagi bangsa Indonesia. Selama ini kita terbiasa selama berpuluh-puluh tahun menjual barang mentah semata-mata untuk mendapat pemasukan cepat sehingga menambah pendapatan negara," kata Bawono.
Baca Juga: Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban Dari Sumatera hingga Papua
Ia menilai perubahan pendekatan tersebut penting agar kekayaan sumber daya alam Indonesia tidak hanya menjadi komoditas ekspor, tetapi juga mampu menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kemandirian ekonomi bangsa.
"Mindset itu sekarang beberapa tahun terakhir diubah dengan melakukan hilirisasi. Jadi mineral tambang yang kita miliki tidak serta-merta diekspor dalam bentuk bahan mentah," ujarnya.
Bawono menambahkan, keberhasilan program hilirisasi emas ini dapat meniru keberhasilan yang telah diterapkan untuk komoditas nikel.
Pengolahan nikel di dalam negeri mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi yakni menjadi produk baterai kendaraan listrik yang siap mendukung industri kendaraan listrik Nasional.
"Misalnya nikel yang dihilirisasi menjadi baterai kendaraan listrik. Program hilirisasi tentu menghasilkan added value atau nilai tambah bagi bangsa ini," pungkasnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, MIND ID memperkuat kemandirian ekosistem industri emas nasional melalui pembangunan pabrik manufaktur emas logam mulia di Gresik, Jawa Timur. Fasilitas yang dikelola melalui PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) itu memiliki kapasitas produksi hingga 30 ton per tahun.
Kehadiran pabrik baru tersebut akan melengkapi fasilitas manufaktur emas logam mulia ANTAM di Pulogadung, Jakarta, yang saat ini memiliki kapasitas produksi 40 ton per tahun.
Dalam rantai pasok yang terintegrasi, pasokan emas batangan akan berasal dari tambang emas ANTAM di Jawa Barat yang menghasilkan sekitar 1 ton per tahun serta Precious Metal Refinery (PMR) PT Freeport Indonesia yang mampu mengolah lumpur anoda menjadi emas batangan sekitar 50 hingga 60 ton per tahun.
Dengan dukungan rantai pasok tersebut, MIND ID menargetkan penguatan ekosistem bullion nasional guna memenuhi kebutuhan emas logam mulia dalam negeri yang diperkirakan mencapai sekitar 70 ton per tahun dan terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat terhadap investasi emas.
Pembangunan pabrik manufaktur emas di Gresik juga menjadi bagian dari strategi memperpanjang rantai nilai industri pertambangan nasional hingga ke produk akhir yang dibutuhkan masyarakat. Langkah ini dinilai penting mengingat Indonesia memiliki sumber daya mineral yang besar dan kini telah didukung fasilitas pengolahan berstandar internasional di dalam negeri.
Baca Juga: BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur MIND ID untuk Percepat Hilirisasi
Melalui penguatan ekosistem bullion yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, MIND ID berharap nilai tambah ekonomi dari sumber daya emas nasional dapat dinikmati lebih optimal di dalam negeri, memperkuat kedaulatan industri nasional, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







