LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Hampir Rampung, Progres Capai 93 Persen

AKURAT.CO PT Waskita Karya (Persero) Tbk. mengungkapkan pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai telah mencapai 93,07% per awal Juni 2026
Adapun, proyek senilai Rp4,1 triliun tersebut saat ini telah memasuki tahap pengujian sistem atau Testing and Commissioning (T&C).
Sebagai bagian dari tahapan tersebut, PT Waskita Karya (Persero) Tbk bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) telah melakukan uji jalur lintasan sepanjang 3,6 kilometer yang menghubungkan Stasiun Velodrome dengan Stasiun Pramuka.
Baca Juga: KPK Usut Dugaan Aliran Dana Rp3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Himawan Buchari
Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko menjelaskan, saat pelaksanaan tes jalur lintasan salah satu area yang dilintasi yaitu perlintasan di atas Jalur Aktif Tol Wiyoto-Wiyono pada kilometer 1+700 sampai 2+100.
Guna menjaga kondisi lalu lintas di jalan tol tidak terganggu selama masa konstruksi, Waskita menggunakan metode balance cantilever dengan span sepanjang 120 meter.
"Keselamatan konstruksi, baik dalam pengamanan konstruksi balance cantilever maupun pengguna jalan harus diutamakan," kata Paulus dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).
Paulus menyampaikan, koordinasi dengan Jakpro sebagai pemilik proyek pun terus diperkuat, sehingga rangkaian T&C bisa berjalan lancar.
Tahapan ini penting karena bertujuan memastikan sejauh mana kesiapan sistem LRT Jakarta untuk membawa puluhan ribu penumpang setiap harinya.
Baca Juga: Waskita Karya Pangkas Utang Jadi Rp67,1 Triliun Sepanjang 2025
Dirinya pun mengungkapkan, hasil train run menunjukkan kereta mampu berjalan secara lancar dari Velodrome sampai Pasar Pramuka, menggunakan full power listrik.
"Kami optimis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan menambah pilihan transportasi publik yang modern. Lalu memudahkan mobilitas warga serta mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Iwan Takwin mengatakan, tahapan T&C dilakukan secara detail agar seluruh sistem siap digunakan.
Proses tersebut mencakup pengujian sistematis dan terstruktur terhadap semua komponen dan subsistem sebelum operasional komersial dijalankan, mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.
"Setiap meter pada jalur layang LRT Jakarta Fase 1B adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat DKI Jakarta yang akan mengandalkan LRT setiap harinya. Maka itu, tahapan T&C ini harus dipersiapkan sangat matang," tutur Iwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








