Target EBT 2026 Kian Dekat, Bauran Energi Nasional Capai 18,3 Persen

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaporkan capaian bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional pada triwulan I-2026 telah mencapai 18,3%.
Angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada diangka 15,05%
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi mengatakan capaian tersebut mencerminkan semakin meningkatnya investasi dan realisasi proyek energi terbarukan di dalam negeri.
“Bauran energi baru terbarukan untuk triwulan I tahun 2026 ini secara menyeluruh mencapai 18,3 persen. Dan ini kenaikan yang luar biasa dari tahun lalu,” kata Eniya dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).
Di sisi lain, Eniya menyampaikan, hingga April 2026 kapasitas terpasang pembangkit EBT nasional juga telah mencapai sekitar 98% dari target yang ditetapkan untuk periode berjalan.
Meski demikian, pemerintah masih menargetkan tambahan kapasitas pembangkit EBT hingga akhir tahun.
“Jadi kami masih mempunyai target untuk dicapai sampai dengan Desember 2026 sebanyak 16,63 gigawatt menjadi target kami di 2026,” ujarnya.
Dari sisi penambahan kapasitas, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi kontributor terbesar sepanjang tahun ini dengan tambahan kapasitas mencapai 89,5 megawatt (MW).
Selanjutnya, pembangkit berbasis bioenergi dari biomassa menyumbang tambahan kapasitas sebesar 13 MW, sedangkan pembangkit listrik mikrohidro bertambah sekitar 2,9 MW.
Lebih lanjut, Eniya menuturkan, pemerintah tetap optimistis target bauran EBT tahun 2026 dapat tercapai meskipun kondisi geopolitik global masih penuh tantangan.
Baca Juga: Perluas Akses Energi Bersih, Kementerian ESDM Mulai Pembangunan Jargas Tahap I di Cirebon
Untuk tahun ini, pemerintah menargetkan porsi EBT dalam bauran energi nasional berada pada kisaran 17% hingga 21%.
“Jadi pada saat triwulan pertama kita sudah mencapai 18,3 persen ingin kita naikkan lebih agresif lagi,” tutur Eniya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






