Kementerian ESDM Bantah Isu Pemadaman Listrik Karena Gangguan Pasokan Batu Bara

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tidak ada kekurangan pasokan batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik.
Diisukan terjadi pemadaman listrik di beberapa kota di pulau Jawa dan Jabodetabek yang disinyalir karena kurangnya pasokan batu bara ke pembangkit.
“Tidak ada pasokan batu bara yang menipis yang pasti,” kata Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia di Kementerian ESDM, Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: PLN Siapkan Pasokan Listrik 2x725 MVA untuk Data Center Raksasa di Cikarang
Dwi menjelaskan bahwa gangguan yang terjadi lebih disebabkan oleh faktor teknis pada sistem kelistrikan.
Pemerintah bersama PT PLN (Persero) telah berkoordinasi untuk melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Dwi juga membantah berbagai informasi yang menyebut akan terjadi pemadaman listrik secara luas maupun bergilir akibat keterbatasan pasokan energi.
“Kalau ada isu-isu yang akan ada pemadaman dan lain-lain, itu tidak benar, dipastikan tidak benar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dwi memastikan proses persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan batu bara yang saat ini masih berjalan tidak mengganggu pasokan energi bagi pembangkit listrik milik PLN.
Menurutnya, pemerintah telah menerapkan kebijakan relaksasi RKAB secara bertahap dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan industri serta ketersediaan cadangan batu bara nasional.
“Sejauh ini tidak ada permasalahan, apalagi Pak Menteri juga jelas menyampaikan terkait RKAB ini kan ada relaksasi bertahap ya, melihat bagaimana kebutuhan, tetap mempertimbangkan kebutuhan industri dengan kuota batu bara yang tersedia ke sana,” tutur Dwi.
Dwi menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat gangguan terhadap pasokan energi untuk sektor ketenagalistrikan nasional.
“Jadi tidak ada gangguan terkait dengan pasokan atau suplai energi untuk PLN,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








